Marciano Noman: Hormati Tupoksi Masing-masing Jika Olahraga Kita Ingin Maju

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 28 Mei 2025 | 15:01 WIB
KONI Pusat menerima audiensi awak sportlinkNews.com.
KONI Pusat menerima audiensi awak sportlinkNews.com.

SportlinkNews - Jika ada yang meragukan loyalitas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dalam pembinaan olahraga di Tanah Air adalah salah besar.

KONI Pusat dan jajarannya ke bawah baik KONI Provinsi dan Kabupaten tegak lurus dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

"Tugas KONI adalah membantu pemerintah dalam membuat kebijakan nasional di bidang olahraga, mengoordinasikan organisasi olahraga, dan melaksanakan pengelolaan serta pengembangan olahraga prestasi," kata Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman saat menerima sportlinknews.com di ruang kerjanya di Jakarta, Rabu 28 Mei 2025.

Baca Juga: KONI Bali Curhat Soal Permenpora Nomor 14 yang Meresahkan, Begini Jawaban Marciano Norman

Lebih lanjut dikatakan Marciano, bahwa KONI membantu pemerintah merumuskan dan melaksanakan kebijakan nasional terkait pengelolaan, pembinaan, dan pengembangan olahraga prestasi. 

"Garda terdepan olahraga Indonesia adalah pemerintah atau Kemenpora. KONI dan KOI bertugas membantu mensukseskan kebijakannya sebagai pemegang regulator," ungkap Marciano didampingi Sekjen KONI Pusat Lukman Djajadikusuma dan plt Bendahara Gugun Yudinar.

KONI menurut Marciano mengelolah dan mengembangkan olahraga prestasi di tingkat nasional, termasuk pembinaan atlet, wasit, pelatih, dan manajer. 

Baca Juga: Wismoyo Arismunandar Patut Mendapat KONI Lifetime Achievement Award

Sedangkan KOI perwakilan Indonesia dalam berbagai ajang olahraga internasional seperti Olimpiade, Asian Games, dan SEA Games. 

"Jika KONI hadir di single atau multi event internasional, itu semata untuk motivasi atlet. Tidak lebih dari itu," tandasnya.

KONI sangat paham proses perjalanan seorang atlet. Tidak jatuh begitu saja dari langit. Ada proses, waktu dan perjuangan yang tidak mudah.

Baca Juga: Kementerian Kebudayaan Menerima Rekomendasi Penghargaan Promosi Olahraga 2025

"Jenjang pembinaan mulai dari Klub,
pimpinan Cabor dan KONI Kab / Kota kemudian ke Ttngkat pimpinan Cabor dan KONI Provinsi baru nasional dimana pimpinan PB / PP Cabor berkolaborasi dengan KONI Pusat," papar Marciano Norman.

Mantan Kepala BIN itu mencontohkan atlet angkat besi Rizky Juniansyah dari Banten dan Veddriq Leonardo atlet panjat tebing dari Kalimantan Barat. Keduanya berhasil meraih medali emas Olimpiade Paris 2024.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X