Pembinaan atlet pun mengalami kendala karena dana pembinaan sudah tidak bisa didapatkan lagi dari Dispora.
Dalam pertemuan dengan Menpora, Staf Ahli Ketua Umum KONI Pusat Bidang Organisasi Benny Riyanto meminta agar segera dilakukan revisi Permenpora dengan melibatkan insan olahraga yang ada di KONI dan cabang olahraga.
"Kami meminta diberi kesempatan kepada semua KONI dan PB cabang olahraga untuk bersama-sama dengan Kemempora duduk bersama untuk merevisi Permenpora No.14 ini."
Baca Juga: Maroko Lolos ke Piala Dunia 2026 untuk Ketiga Kalinya, Berharap Bikin Kejutan Seperti di Qatar 2022
"Karena proses pembentukan regulasi itu dimanapun itu harus ada harmonisasi. Saya juga mendengar insan olahraga manapun tidak dilibatkan dalam proses lahirnya Permenpora ini."
"Oleh karena itu kita perlu duduk bersama untuk merevisi Permenpora ini dengan melibatkan KONI Pusat, KONI Daerah, KONI Kabupaten/Kota dan cabang olahraga bersama dengan timnya Menpora," jelas Benny.
Sementara LaNyalla, Ketua Umum PB Muay Thai mengatakan dirinya sudah mengirim surat kepada Presiden Prabowo untuk meminta agar Permenpora No.14/2024 untuk segera dicabut.
Baca Juga: Olahraga Mempunyai Potensi Besar untuk Melahirkan Banyak Industri
LaNyalla menyoroti beberapa kejadian di daerah-daerah yang simpang siur sehingga membawa dampak yang merugikan dalam pembinaan atlet.
"Saya pernah di banned sewaktu di PSSI gara-gara cawe-cawenya Menpora ke PSSI. Nah, ini akan bisa terjadi lagi nih. Kalau sampai ini terjadi, ini bukan hanya PSSI saja yang di banned, mungkin cabang olahraga lainnya," ujar LaNyalla.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
KONI Pusat dan FISIP UI Kolaborasi Bangun Karakter Bangsa Melalui Olahraga
KONI dan KOJI Bergandeng Tangan Sukeskan Rakernas 2025
KONI Jawa Barat Gandeng Tsinghua University Cina untuk Pembinaan Atlet dengan Pendekatan Sport Science
Berharap Menpora Hadir, Peserta Rakernas KONI Tumpahkan Kekecewaan Pada Deputi 4