"Ia lebih asyik berselancar di media sosial ketimbang membenahi polemik induk organisasi olahraga," kata seorang insan olahraga yang enggan disebut namanya.
Kelakuan Dito Arietedjo diniai merusak momen berkelas internasional dan melanggar aturan MotoGP.
Menanggapi gejolak publik, Dito memberi klarifikasi di Instagram. Ia menyatakan bahwa foto itu diambil saat sesi foto resmi di podium, bukan secara tiba-tiba. Dito juga menyampaikan permohonan maaf:
“Mohon maaf jika ternyata mengajak foto saat sesi foto resmi di podium itu salah,” ujarnya.
Baca Juga: Bintang Real Madrid Diusir Wasit karena Tekel Brutal saat Tugas Internasional
Permenpora Nomor 14 Tahun 2024
Sebelum pencopotan, Dito Arietedjo juga telah memuat kegaduhan di kalangan stakeholder olahraga, termasuk KONI se-Indonesia dan pengurus cabang olahraga.
Dito Arietedjo ujuk-ujuk mengeluarkan Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga atau Permenpora Nomor 14 tahun 2024. Peraturan yang minim sosialisasi itu bertentangan dengan semangat olahraga dan Olympic Charter.
Permenpora ini dinilai berpotensi menimbulkan intervensi pemerintah terhadap organisasi olahraga dan bahkan bisa berujung pada sanksi dari badan olahraga internasional seperti FIFA atau IOC.
Baca Juga: Perseteruan Sesama Petinju Inggris Memanas Lagi, Joshua Janji Bakal Hajar Kepala Fury
Ketua KONI Jawa Timur Muhammad Nabiel menyebutkan ada 10 pasal dalam Permenpora tersebut yang bertentangan dengan Undang-undang.
Puncaknya saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI di JICC Senayan, Jakarta, Sabtu 6 September 2025. Peserta Rakernas yang terdiri dari KONI se-Indonesia, induk cabang olahraga dan badan fungsional menuntut Dito mencabut Permenpora Nomor 14 Tahun 2024.
Namun, sebelum tuntutan itu dipenuhi, Dito lebih dulu dicopot dari kabinet.
Artikel Terkait
Wamenpora Taufik Hidayat Pastikan Program Kemenpora Tetap Berjalan Meski Kursi Menpora Kosong
Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Asia U23 2026 dan Daftar Tim yang Lolos, Timnas Indonesia Gagal
Marciano Norman Sebut Porda DIY Berpeluang Melahirkan Atlet Berprestasi
Liam Delap Cedera Parah, Chelsea Membuat Keputusan Darurat di Bursa Transfer
Hong Kong Open 2025: Ginting Dapat Pelajaran dari Christo Popov