SportlinkNews - Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman resmi membuka Chief de Mission (CdM) dan Delegation Registration Meeting (DRM) Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri II Tahun 2025 Kudus, pada 5 Oktober 2025 di Supersoccer Arena (SSA).
“Penghormatan dan apresiasi yang tinggi atas kehadiran saudara-saudara,” kata Ketum KONI Pusat mengawali sambutannya.
Sebelum membuka secara resmi, Ketum KONI Pusat mengingatkan tujuan dari olahraga prestasi.
Baca Juga: 260 Wartawan se-Kaltim Bersiap Menuju Bontang untuk Pupuk Kaltim Porwarda III
Ada target yang harus memecut semangat, yakni masuk peringkat 5 besar Olimpiade 2044 dan mewujudkan Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto terkait prestasi olahraga.
Oleh karenanya, PON Bela Diri diselenggarakan untuk menambah pertandingan sebagai cara meningkatkan kualitas atlet.
Pembinaan dilakukan dari daerah yang kemudian di tingkat nasional, atlet terbaik dapat menjadi atlet terbaik Indonesia. Atas dukungan daerah mempersiapan atlet, Ketum KONI Pusat menyampaikan apresiasi.
Baca Juga: Rapat Pleno KONI Kaltim Bahas Musorprov, Rusdi Tegaskan Takkan Maju Periode Kedua
“Kehadiran kontingen provinsi merupakan komitmen besar daerah yang didukung setiap gubernur. Sampaikan salam hormat dan terima kasih kepada kepala daerah,” kata Marciano.
Selain berharap atlet menampilkan performa gemilang, Ketum KONI Pusat berpesan agar wasit, juri, hakim dapat melaksanakan tugas secara objektif dan merujuk aturan.
Sambutan hangat disampaikan oleh Ryan Ghozali, Deputy Director Bakti Olahraga Djarum Foundation.
“Kehormatan besar kami bisa jadi tuan rumah di sini,” katanya.
Baca Juga: Peringatan untuk Italia vs Israel: Lebih Banyak Orang di Luar Stadion Ketimbang di Dalam
Ia menyampaikan Djarum melakukan CSR dan berupaya berbakti untuk negeri.
Artikel Terkait
KONI Sulteng Antusias Sambut PON Bela Diri 2025, Kirim 56 Atlet dari 8 Cabor
FIFA Resmi Merilis Bukti: Ketujuh Pemain Bodong Naturalisasi Malaysia Memalsukan Dokumen dengan Cara yang Sama
Jelang Timnas Indonesia Vs Arab Saudi: Skuat Garuda Latihan 20 Menit di Lapangan Cadangan
Hentikan Genosida: Klub Sepak Bola Spanyol Bersama Palestina
Media India Sindir Timnas Indonesia Made in Belanda, Masih Jauh dari Impian ke Piala Dunia