SportlinkNews - Angkat besi kembali menambah pundi-pundi medali Indonesia di ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2025.
Setelah perak di nomor 48kg putri sebagai medali pertama kontingen Indonesia, kini giliran sektor putra yang menyumbangkan emas pertama untuk Merah Putih.
Bukan hanya satu, tapi tiga medali emas di bawa pulang Lifter muda Muhammad Husni.
Turun di kelas 60kg putra, Husni menjadi pahlawan bagi kontingen Indonesia usai membukukan tiga pencapain terbaik di angkatan snatch, clean & jerk, dan total angkatan.
Baca Juga: Irlandia Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia U-17, Paraguay Bangkit Jaga Peluang
Bertanding di Boulevard City Riyadh, atlet asal Lampung itu tampil percaya diri sejak awal. Pada angkatan snatch, Husni membukukan 129kg, unggul atas lifter tuan rumah Aqeel Aljasim (124kg) dan wakil Turki Burak Aykun (119kg).
Dominasi Husni berlanjut di clean and jerk, ketika ia menuntaskan angkatan 154kg, kembali menjadi yang terbaik di antara sembilan peserta.
Dengan total 283kg, Husni berhak menyapu bersih tiga medali emas dari kategori snatch, clean and jerk, dan total angkatan.
Baca Juga: Piala Dunia U-17 2025: AS dan Austria Melesat, Uganda Ukir Sejarah di Doha
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mempersembahkan emas pertama untuk Indonesia. Ini hasil kerja keras bersama pelatih dan tim. Semoga bisa memotivasi atlet lain untuk terus berjuang," ujar Husni, lifter berusia 20 tahun itu usai pertandingan.
Tidak hanya Husni, cabang angkat besi juga menambah tiga medali perak lewat Basilia Bamerop Ninggan yang turun di kelas 53kg putri.
Atlet asal Merauke itu mencatatkan total angkatan 174kg, hanya terpaut dari wakil Turki Cansel Ozkan (188kg).
Baca Juga: Cam Thomas Absen 3-4 Minggu, Brooklyn Nets Kehilangan Mesin Poin Utama di Awal Musim NBA Cup 2025/2026
Dengan hasil tersebut, cabang angkat besi kini menyumbang total sembilan medali bagi Indonesia, terdiri dari tiga emas (Muhammad Husni) dan enam perak (Basilia Ninggan dan Tita Nurcahya Melyani).
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Endri Erawan, menyebut pencapaian ini sebagai bukti bahwa regenerasi atlet berjalan sukses.
"Tiga kali Indonesia Raya berkumandang di Riyadh dan itu kebanggaan luar biasa. Husni, Basilia, dan Tita membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk berprestasi. Ini awal yang positif bagi perjuangan Tim Indonesia di ISG 2025," ucapnya.
Artikel Terkait
Rekor Nasional Angkat Besi Pecah, Muhammad Husni dari Lampung Pelakunya
Indonesia Akhirnya Raih Emas di Kejuaraan Asia Angkat Besi (AWC) 2025, Rahmat Erwin Abdullah Dominasi 73kg
Tim Indonesia Siap Berlaga di AYG dan ISG 2025, Pencak Silat Jadi Cabang Resmi!
Angkat Besi Persembahkan Emas Kedua, Muhamad Rijal Abdilah: Berikutnya Olimpiade
Angkat Besi Buka Keran Medali Indonesia di Islamic Solidarity Games 2025