Sportlinknews - Keberhasilan Indonesia menggelar Piala Asia Futsal 2026 mendapat penilaian positif dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa AFC memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas turnamen, termasuk laga puncak antara Indonesia dan Iran yang dinilai sebagai salah satu final terbaik sepanjang sejarah futsal Asia.
Penilaian tersebut tidak semata-mata merujuk pada intensitas dan kualitas pertandingan di lapangan, tetapi juga mencakup keseluruhan aspek penyelenggaraan.
Baca Juga: PBSI Jadikan BATC 2026 Ajang Evaluasi Menuju Piala Thomas dan Uber
"Mulai dari kesiapan venue, manajemen kompetisi, hingga atmosfer tribun yang dipenuhi dukungan suporter dinilai berjalan rapi dan profesional sejak awal turnamen," ungkapnya.
Menurut Erick, catatan positif dari AFC ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kapasitas sebagai tuan rumah ajang olahraga berskala besar.
Pengalaman sukses di Piala Asia Futsal 2026 disebutnya dapat menjadi modal diplomasi olahraga untuk kembali masuk dalam bursa penyelenggara event dunia.
Baca Juga: Bertahan di Grup Dunia II, Menpora Minta PELTI Jaga Komitmen Pembinaan dan Pendampingan Atlet
Salah satu peluang yang kini mulai dipertimbangkan adalah pengajuan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028.
Erick menilai peluang tersebut tetap terbuka, meski terdapat tantangan terkait rotasi kawasan Asia yang berpotensi menggelar turnamen dunia secara beruntun.
Ia menyebut, kemungkinan tersebut masih akan dikomunikasikan lebih lanjut dengan FIFA sebagai pemegang otoritas futsal dunia.
Baca Juga: Target Besar Novak Djokovic, Tetap Bersaing di Olimpiade 2028
Pemerintah dan pemangku kepentingan futsal nasional akan mengkaji berbagai aspek, termasuk peluang toleransi kalender, sebelum melangkah lebih jauh dalam proses pengajuan.
Dengan apresiasi dari AFC dan pengalaman penyelenggaraan yang dinilai sukses, Indonesia berada pada jalur yang tepat untuk memperluas perannya di panggung futsal internasional.
Tidak hanya sebagai peserta, Indonesia juga semakin diperhitungkan sebagai calon tuan rumah kejuaraan dunia.
Artikel Terkait
Tenis Indonesia Kawinkan Emas Beregu Putra-Putri di SEA Games 2025
Kiprah Janice Tjen Sepanjang 2025 Jadi Momentum Kebangkitan Tenis Putri Indonesia di Panggung Global
Marciano Norman: PTMSI Harus Mempersatukan Atlet Tenis Meja Indonesia
Marciano Norman Tinjau PTMSI Bersatu Cup 2026, Apresiasi Kerja PB PTMSI untuk Pembinaan Atlet Tenis Meja
Typti, Olahraga Baru Gabungkan Tenis dan Pickleball