KFI Gaet Jose Tirado, Futsal Indonesia Dipacu Menuju Standar Global

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 9 Februari 2026 | 23:45 WIB
Kompetisi Futsal Indonesia (KFI) mengambil langkah strategis dengan merekrut Jose Tirado sebagai Strategic Advisor sekaligus anggota Global Committee KFI. Pengenalan di Jakarta, Senin, 9 Februari 2026 (FFI)
Kompetisi Futsal Indonesia (KFI) mengambil langkah strategis dengan merekrut Jose Tirado sebagai Strategic Advisor sekaligus anggota Global Committee KFI. Pengenalan di Jakarta, Senin, 9 Februari 2026 (FFI)

SportlinkNews - Kompetisi Futsal Indonesia (KFI) mengambil langkah strategis untuk mempercepat lompatan futsal nasional ke level internasional. 

Otoritas liga tersebut resmi menunjuk Jose Tirado sebagai Strategic Advisor sekaligus anggota Global Committee KFI, sebuah sinyal kuat dimulainya fase baru profesionalisasi dan penguatan industri futsal di Tanah Air.

Masuknya Tirado bukan keputusan tiba-tiba. Penunjukan ini merupakan hasil lanjutan dari rangkaian diplomasi olahraga yang dibangun Federasi Futsal Indonesia (FFI) saat melakukan kunjungan kerja ke Spanyol beberapa waktu lalu. 

Baca Juga: Persib Atur Peran Pemain Asing, Castel dan Przybek Fokus di Kompetisi Berbeda

Dari pertemuan tersebut, KFI menangkap peluang besar untuk menghadirkan figur global yang mampu membawa perspektif dan standar Eropa ke dalam ekosistem futsal nasional.

Nama Jose Tirado sendiri sudah lama identik dengan kesuksesan.

Ia dikenal sebagai arsitek manajerial di balik kejayaan Mallorca Palma Futsal, klub yang menorehkan sejarah dengan menjuarai UEFA Futsal Champions League tiga musim beruntun pada 2023, 2024, dan 2025. 

Baca Juga: Federico Dimarco Tolak Pujian Individu

Konsistensinya membangun organisasi klub yang sehat dan kompetitif membuatnya tiga kali meraih penghargaan Executive of the Year versi Mundo do Futsal.

Di Indonesia, Tirado diproyeksikan menjadi motor perubahan.

Ia akan terlibat langsung dalam penyusunan ulang standar pengelolaan liga, mendorong profesionalisme klub, serta merancang kerangka pengembangan pemain dan pelatih yang terintegrasi. 

Baca Juga: Viktor Gyokeres Tetap Realistis meski Rajin Cetak Gol

KFI juga memastikan adanya kerja sama teknis dengan Palma Futsal sebagai bagian dari program alih pengetahuan, agar praktik terbaik Eropa dapat diadaptasi secara sistematis di kompetisi domestik.

Direktur Utama KFI, Rorian Pratyaksa, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan investasi jangka panjang.

Menurutnya, kehadiran Tirado bukan sekadar untuk mendongkrak prestise, melainkan membangun fondasi industri futsal yang berkelanjutan.

Baca Juga: Hajar Sassuolo, Chivu Tegaskan Posisi Inter Milan Masih Belum Aman

"Kami ingin menaikkan standar secara bertahap dan konsisten. Ini adalah bagian dari peta jalan besar KFI agar liga dan klub Indonesia memiliki nilai kompetitif yang diakui di level global," kata Rorian.

Salah satu target ambisius yang kini tengah dikejar adalah membuka akses bagi juara Pro Futsal League (PFL) untuk tampil di Copa Intercontinental de Futsal, ajang antarklub paling bergengsi di dunia. 

Bersama Tirado, KFI sedang menjalin komunikasi intensif dengan pihak penyelenggara turnamen untuk memperjuangkan slot resmi bagi wakil Indonesia.

Baca Juga: Hasil Uji Coba Internasional Lawan China, Gambaran Timnas Indonesia U-17 Menuju Persaingan Asia

Selama berada di Indonesia, Tirado dijadwalkan menjalani agenda padat.

Ia akan berdialog dengan FFI, KFI, pemilik klub, hingga komunitas futsal, menghadiri Final AFC Futsal Asian Cup 2026, serta meninjau langsung pelaksanaan Futsal Nation Cup 2026 di Pontianak.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: FFI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X