Timnas Futsal Putri di Ujung Tanduk usai Imbang 4-4 Lawan Malaysia di Piala AFF 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 25 Februari 2026 | 22:36 WIB
                            Timnas Futsal Putri Indonesia kini berada di ujung tanduk setelah hanya mampu meraih hasil imbang 4-4 kontra Malaysia dalam lanjuran Grup A Piala AFF Futsal Wanita 2026.   (FFI)
Timnas Futsal Putri Indonesia kini berada di ujung tanduk setelah hanya mampu meraih hasil imbang 4-4 kontra Malaysia dalam lanjuran Grup A Piala AFF Futsal Wanita 2026. (FFI)

SportlinkNewsTimnas Futsal Putri Indonesia kini berada di ujung tanduk setelah hanya mampu meraih hasil imbang 4-4 kontra Malaysia dalam laga kedua Grup A Piala AFF Futsal Wanita 2026.

Pertandingan berlangsung Rabu, 25 Februari 2026, malam, di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand.

Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal, menampilkan jual-beli serangan yang sengit.

Baca Juga: adidas SS26 Papua: Rayakan Kekayaan Budaya Timur Indonesia

Garuda Pertiwi sempat unggul cepat lewat Nisma Francida pada menit 3 dan 6, namun Malaysia membalas melalui Nur Syafiqah dan Ayuna Anjani, sehingga babak pertama ditutup dengan skor tipis 2-3 untuk Malaysia.

Di babak kedua, Timnas Futsal Putri Indonesia meningkatkan intensitas serangan di bawah arahan pelatih Luis Estrela.

Upaya tersebut membuahkan hasil, dengan tambahan gol dari Fitry Amelya dan gol bunuh diri lawan, membuat skor imbang 4-4 hingga akhir pertandingan.

Baca Juga: Tidur Berkualitas Kunci Performa Atlet Selama Ramadan

Sayangnya, peluang Indonesia untuk menutup laga dengan kemenangan pupus setelah kebobolan di pengujung laga.

Dengan tambahan satu poin ini, Timnas Indonesia baru mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan, pasca kalah 0-3 dari Thailand pada laga pembuka.

Situasi ini membuat peluang lolos ke semifinal sangat tipis, bergantung pada hasil pamungkas Grup A antara Malaysia vs Thailand.

Baca Juga: Tinggalkan Manchester United, Casemiro Berminat Bergabung dengan Raksasa Eropa

Jika Malaysia meraih poin, harapan Indonesia sirna. Satu-satunya jalan bagi Garuda Pertiwi adalah Malaysia kalah dari Thailand dengan selisih tiga gol atau lebih.

Meski demikian, Garuda Pertiwi menunjukkan daya juang tinggi. Statistik pertandingan mencatat tim asuhan Estrela lebih agresif dalam merebut bola dengan 7 pelanggaran, sementara Malaysia melakukan 4 pelanggaran.

Kedua tim juga memanfaatkan hak timeout secara optimal, menegaskan ketatnya adu taktik di lapangan.

Baca Juga: Puasa Ramadan: Durasi Latihan Dipertahankan, Daya Tahan Berkurang tapi Mental Meningkat

Pelatih Luis Estrela menyatakan timnya akan melakukan evaluasi mendalam untuk menghadapi pertandingan terakhir fase grup, dengan harapan tetap menjaga peluang melangkah ke babak semifinal.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: FFI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X