“Dalam berbagai situasi dunia yang penuh tantangan, olahraga sekali lagi harus mampu menjadi cahaya di ujung kegelapan. Olahraga memiliki kekuatan untuk mempersatukan, membangun harapan, dan menyebarkan pesan perdamaian bagi dunia,” imbuhnya.
Di sisi lain, Okto juga menyampaikan apresiasi kepada para atlet, ofisial, serta insan olahraga yang berani menyuarakan kepentingan dan keselamatan atlet. Ia mengimbau kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial untuk tidak ragu melaporkan setiap bentuk perlakuan yang tidak pantas di lingkungan olahraga.
Baca Juga: Timnas Indonesia Kembali Kehilangan Pemain, Miliano Jonathans Konfirmasi Cedera ACL
“Kami mengimbau kepada seluruh atlet official pelaku olahraga untuk berani bicara kalau ada perlakuan yang tidak sesuai melanggar norma, harassment, apalagi pelecehan sampai ke pelecehan sekskual. Segera laporkan, kami siap kawal, kami punya safeguarding. Kebiadaban ini harus dihapus dari dunia olahraga Indonesia,” ujar Okto.
Sebagai wujud komitmen tersebut, sejak 2024 NOC Indonesia telah memiliki Safeguarding Officer yang ditunjuk langsung oleh Olympic Council of Asia (OCA), yaitu Tabitha Sumendap, yang kemudian membentuk Task Force Safeguarding guna memastikan setiap atlet berada dalam lingkungan olahraga yang aman, nyaman, dan terlindungi dari segala bentuk kekerasan maupun pelecehan.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Pedro Neto Minta Maaf, Ini yang Dilakukan Usai Mendorong Anak Gawang PSG
Neymar Absen Lagi di Pertandingan karena Rafaella Santos
Jubah Tinju Terakhir Ricky Hatton Dilelang untuk Amal
Bellingham Bengong Melihat Aksi Valverde Cetak Gol
Hasil Lengkap Babak 16 Besar Liga Champions Leg 1 Hari Kedua