Hector Souto Sempat Khawatir Sebelum Lolos ke Final ASEAN Futsal Championship 2026

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Sabtu, 11 April 2026 | 18:27 WIB
Pelatih Kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto memberikan instruksi saat seleksi timnas beberapa waktu lalu. Ia telah memilih 14 nama untuk mengisi skuad utama ASEAN Futsal Championship 2026. (FFI)
Pelatih Kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto memberikan instruksi saat seleksi timnas beberapa waktu lalu. Ia telah memilih 14 nama untuk mengisi skuad utama ASEAN Futsal Championship 2026. (FFI)

SportlinkNews - Timnas Futsal Indonesia berhasil memastikan satu tempat di babak final ASEAN Futsal Championship 2026 setelah menumbangkan perlawanan sengit Vietnam. Kemenangan tipis tersebut membawa skuad Garuda melangkah ke partai puncak dengan catatan yang sangat membanggakan.

Langkah Indonesia di semifinal berakhir dengan kemenangan 3-2 atas Vietnam. Hasil ini sekaligus memperpanjang tren positif pasukan Merah Putih dalam upaya merebut kembali takhta tertinggi futsal di kawasan ASEAN.

Ujian sesungguhnya telah menanti di laga final karena Indonesia dijadwalkan menantang kekuatan tuan rumah Thailand pada Minggu (12/4) malam WIB. Pertandingan tersebut diperkirakan berjalan sengit sejak menit awal.

Baca Juga: Bojan Hodak Waspada, Kemenangan Telak Bali United Jadi Ancaman Besar Bagi Persib

Thailand melaju ke partai pemungkas setelah melewati pertandingan yang tak kalah ketat saat menghadapi tantangan dari Australia. Tim Gajah Perang sukses meredam perlawanan tim asal Negeri Kanguru dengan skor akhir yang cukup kompetitif yaitu 4-3.

Keberhasilan menembus final musim ini merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa mengingat Indonesia dihuni oleh banyak wajah baru. Pelatih Hector Souto melakukan perombakan dengan memanggil talenta potensial yang sebelumnya belum memiliki jam terbang tinggi di level internasional.

Tantangan yang dihadapi Indonesia makin besar karena masa adaptasi para pemain dengan sistem baru Souto tergolong sangat singkat. Meski persiapan tidak berlangsung lama, koordinasi antarpemain di atas lapangan terbukti mampu berjalan dengan sangat efektif dan harmonis.

Baca Juga: Roma Menang Telak, Donyell Malen Cetak Hattrick ke Gawang Pisa

Pada awalnya, target realistis bagi Indonesia mencapai babak semifinal saja. Namun, semangat juang para pemain di lapangan berhasil melampaui ekspektasi awal dengan mengamankan tiket ke babak perebutan juara.

Kualitas mentalitas bertanding para pemain mendapatkan pujian langsung dari sang pelatih kepala setelah melihat cara mereka mengatasi tekanan lawan. "Pemain bekerja keras dan adaptasinya bagus. Saya super bangga, mereka solid dan penuh semangat," kata Souto selepas laga kontra Vietnam.

Souto mengungkapkan timnya tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan pemulihan kondisi fisik maupun latihan taktis menjelang laga krusial tersebut. "Pemain hanya latihan sehari [jelang semifinal], tapi mereka bisa menahan power play dari Vietnam," ucapnya.

Baca Juga: Duel Klasik Persija Vs Persebaya, Mauricio Souza: Ini akan Jadi Laga yang Hebat

Kemenangan Indonesia sempat berada dalam ancaman serius ketika Vietnam menerapkan strategi ofensif total di menit-menit akhir pertandingan. Situasi tersebut sempat membuat jajaran tim pelatih merasa khawatir akan terjadinya gol penyeimbang yang bisa memaksakan laga berlanjut ke babak tambahan.

Momen menegangkan terjadi saat Vietnam berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-3 dan terus memberikan tekanan bertubi-tubi ke jantung pertahanan Indonesia. Beruntung, kedisiplinan barisan belakang Garuda tetap terjaga sehingga mampu membendung setiap skema serangan balik cepat yang dilancarkan lawan.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X