Kejurnas Gimnastik Junior-Senior 2026 Resmi Bergulir, 202 Atlet Siap Unjuk Potensi

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 2 Mei 2026 | 21:58 WIB
Ketua Umum Federasi Gimnastik Indonesia, Ita Yuliati membuka Kejurnas Gimnastik Junior-Senior 2026 Resmi Bergulir. Sebanyak 202 atlet siap unjuk potensi. (Gimnastik Indonesia)
Ketua Umum Federasi Gimnastik Indonesia, Ita Yuliati membuka Kejurnas Gimnastik Junior-Senior 2026 Resmi Bergulir. Sebanyak 202 atlet siap unjuk potensi. (Gimnastik Indonesia)

SportlinkNews - Kejurnas Gimnastik Junior-Senior 2026 resmi bergulir di Gymnasium Arcamanik, Jawa Barat, Sabtu, 25 April 2026.

Sebanyak 202 atlet dari 16 Pengurus Provinsi ambil bagian dalam kejuaraan yang mempertandingkan tiga disiplin, yakni gimnastik artistik putra (MAG), artistik putri (WAG), dan ritmik (RG). 

Seluruh rangkaian lomba akan berlangsung hingga 9 Mei mendatang. Ketua Umum Federasi Gimnastik Indonesia, Ita Yuliati saat membuka mengatakan Kejurnas menjadi ajang penting dalam proses pembinaan atlet nasional.

Baca Juga: Jalen Suggs: Mentalitas Football yang Menghidupkan Permainannya di NBA

Selain sebagai kompetisi tahunan, kejuaraan ini juga berfungsi sebagai indikator untuk memantau potensi atlet yang dapat dikembangkan ke level lebih tinggi.

"Kejurnas ini menjadi sarana bagi kami untuk melihat potensi atlet dan melakukan pembinaan berkelanjutan menuju level berikutnya," ucapnya.

Pembukaan Kejurnas turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya perwakilan Pangdam Siliwangi, jajaran pemerintah daerah Jawa Barat, serta perwakilan sponsor.

Baca Juga: Gagal ke Final, Tim Uber Indonesia Tetap Tinggalkan Harapan Besar

Ita berharap para atlet, khususnya di kategori junior, dapat menjadikan Kejurnas sebagai batu loncatan menuju prestasi lebih tinggi, mulai dari PON hingga ajang internasional seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Menurutnya, popularitas gimnastik di Indonesia semakin meningkat, terutama setelah penampilan Rifda Irfanaluthfi di Olimpiade serta keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Gimnastik Artistik.

"Kami berharap akan lahir penerus yang mampu tampil di Olimpiade berikutnya," tambahnya.

Baca Juga: Realistis Peluang Juara, Gustavo Almeida Alihkan Fokus Persija ke Laga Sisa

Dari sisi jumlah peserta, disiplin MAG diikuti 72 atlet dalam kategori elite, senior, dan junior. WAG menghadirkan 81 atlet di tiga kategori yang sama, sementara RG diikuti 49 atlet untuk kategori senior dan junior.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Federasi Gimnastik Indonesia, Hesti Diwayanti, menyebutkan adanya penyesuaian pada batas usia kategori senior yang kini dimulai dari 15 tahun guna meningkatkan daya saing.

"Kami ingin kompetisi lebih kompetitif, sehingga batas usia senior diturunkan," jelas Hesti.

Baca Juga: Megawati Hangestri Ungkap Alasan Mundur dari Timnas Voli Indonesia

Namun demikian, atlet elite pelatnas tidak diturunkan dalam Kejurnas kali ini karena sebagian masih dalam proses pemulihan cedera, termasuk salah satunya yang mengalami cedera ACL.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X