SportlinkNews - Langkah tim Uber Indonesia harus terhenti di babak semifinal Piala Uber 2026 usai kalah 1-3 dari Korea Selatan di Horsens, Sabtu, 25 April 2026.
Meski gagal melaju ke final, skuad Merah Putih tetap mampu memenuhi target yang dicanangkan.
Pencapaian tim Uber Indonesia di turnamen beregu ini memang menurun dibandingkan dua tahun lalu. Namun, ada hal yang tetap patut dibanggakan, yakni komposisi tim yang kali ini diperkuat kombinasi pemain muda.
Baca Juga: Realistis Peluang Juara, Gustavo Almeida Alihkan Fokus Persija ke Laga Sisa
Hal itu terlihat saat menghadapi Korea Selatan. Meski kalah 1-3, tunggal muda Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan, mampu menyumbang satu poin bagi tim
Thalita Ramadhani Wiryawan sukses menundukkan Sim Yu Jin dua gim langsung 21-19, 21-19.
Kemenangan ini sempat menghidupkan harapan Indonesia setelah tertinggal 0-2, menyusul kekalahan Putri Kusuma Wardani dan pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi di dua partai pertama.
Baca Juga: Megawati Hangestri Ungkap Alasan Mundur dari Timnas Voli Indonesia
Di atas kertas, kekuatan Korea Selatan memang berada di atas Indonesia, tidak hanya dari segi peringkat, tetapi juga pengalaman. Tim Korea memiliki kekuatan yang merata dan didukung jam terbang tinggi, terutama di turnamen level 750 ke atas.
Tekanan pertama datang bagi Indonesia setelah Putri kembali harus mengakui keunggulan An Se Young lewat pertarungan dua gim 19-21, 5-21.
Meski kalah, Putri mengaku cukup puas dengan performanya di gim pertama karena mampu mengimbangi ritme permainan lawan, walaupun akhirnya kalah di poin-poin krusial.
Baca Juga: Manchester United vs Liverpool: Ujian Konsistensi Michael Carrick di Jalur Empat Besar
"Di gim pertama saya bisa mengimbangi, tapi di akhir kurang tahan. Gim kedua dia ubah kecepatan dan saya banyak mati sendiri," ungkapnya.
Indonesia lagi-lagi harus gigit jari, setelah ganda pertama Ana/Tiwi yang kembali dipasangkan untuk laga ini masih belum mengatasi duet Korea Baek Ha Na/Lee So Hee.
Kalah di gim pertama, Ana/Tiwi sempat bangkit di gim kedua. Sayangnya di gim penentuan, mereka kembali tidak mampu menahan perubahan tempo lawan hingga akhirnya tunduk 16-21, 21-19, 15-21.
Baca Juga: Bhayangkara FC Ungkap Kronologi Dugaan Tindakan Rasisme Marc Klok
"Kami sudah mencoba yang terbaik. Pola permainan sebenarnya sudah benar, tapi di poin-poin akhir fokus sempat turun," kata Ana.
Setelah Thalita sempat memberikan harapan, pasangan ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum masih gagal menaklukan Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong. Mereka takluk dengan skor akhir 16-21, 18-21.
Rachel mengaku kecewa tak mampu menyumbang poin penentu. "Kami terus berada dalam tekanan mereka dan kurang bisa keluar dari pola yang diinginkan lawan," ucapnya.
Baca Juga: Persebaya Waspadai PSBS Biak yang Bermain Tanpa Beban, Bernardo Tavares: Pemain Harus Disiplin Sepanjang Pertandingan
Sementara itu Thalita yang menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang mampu mencuri poin di laga ini mengatakan dirinya hanya mencoba mengeluarkan permainan terbaiknya.
Karena sebelum pertandingan, sang pelatih sempat mengatakan agar dia bermain lepas saja, tanpa memikirkan menang-kalah.
"Pelatih juga bilang untuk bermain lepas, nothing to lose. Alhamdulillah saya bisa menang, meski sempat gugup, saya mencoba mengatur napas dan terus memotivasi diri sendiri," tukasnya.
Baca Juga: Sistem Radio Helm MotoGP Kembali Diuji, Fabio Quartararo Sebut Versi Barunya Masih Perlu Diperbaiki
"Saya memilih tetap bermain menyerang dan menekan sejak awal, meski di akhir gim kedua lawan mengubah pola dengan reli. Saya tidak mau sampai rubber game karena itu bisa meningkatkan kepercayaan diri lawan,” tambah Thalita.
Artikel Terkait
Indonesia Lolos Perempat Final, Hadapi Chinese Taipei Penentu Juara Grup C Piala Uber 2026
Putri KW Siap Buka Jalan, Indonesia Bidik Juara Grup Lawan Chinese Taipei di Piala Uber 2026
Comeback Dramatis! Indonesia Kunci Juara Grup C Piala Uber 2026
Menuju Semifinal Piala Uber 2026, Indonesia Wajib Maksimalkan Sektor Ganda
Ujian Tuan Rumah! Tim Uber Indonesia Waspadai Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026