SportlinkNews - Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, optimistis sepak takraw berpeluang menyumbangkan medali bagi Indonesia.
Keyakinan itu muncul usai meninjau langsung pemusatan latihan nasional tim di Parepare, Sulawesi Selatan.
Tondotua dalam peninjauannya langsung ke pelatnas, Rabu, 29 Juli, menilai bahwa program latihan yang dijalankan secara konsisten oleh para atlet menjadi modal berharga bagi Indonesia bersaing di level Asia nanti.
Baca Juga: Curhatan Pedro Acosta: Ogah Disia-siakan di KTM, Ducati Jadi Tujuan
"Sejauh ini saya puas melihat progresnya. Cukup optimis sepak takraw dalam menyumbangkan medali di Asian Games nanti," katanya.
"Pembinaan yang dijalankan juga berkesinambungan dan menjadi fondasi yang baik untuk meningkatkan prestasi di level internasional."
Kunjungan tersebut menjadi perjalanan terjauh yang dilakukan Todotua dalam rangkaian monitoring persiapan kontingen Indonesia menuju pesta olahraga terbesar di Asia.
Baca Juga: Catatan Menarik Statistik Balap F1 Hingga Pertengahan Musim 2026
Didampingi Ketua Umum PP Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Surianto, ia meninjau langsung sesi latihan tim putra dan putri sekaligus berdialog dengan jajaran pelatih mengenai perkembangan program pembinaan.
Menurut Todotua, agenda visitasi ke berbagai pelatnas bukan sekadar memantau perkembangan atlet, tetapi juga memastikan seluruh kebutuhan nonteknis dapat terpenuhi sehingga atlet dapat berkonsentrasi penuh menjalani latihan.
"Kami berkomitmen terus mengunjungi setiap cabang olahraga untuk mendengar langsung kebutuhan mereka serta memastikan seluruh dukungan nonteknis terpenuhi, sehingga atlet dapat fokus sepenuhnya mengejar prestasi," imbuhnya.
Baca Juga: Liverpool FC Luncurkan Jersey Tandang Baru Musim 2026/27 Terinspirasi Model Era 1980-an
"Kali ini kami datang ke Parepare untuk melihat langsung persiapan sepak takraw dan memberikan semangat kepada para atlet yang sedang berlatih."
Ia menambahkan, komunikasi yang dibangun secara langsung dengan setiap cabang olahraga menjadi bagian penting dalam memetakan kebutuhan kontingen sejak jauh hari sebelum keberangkatan ke Aichi-Nagoya.
Todotua juga memberikan apresiasi kepada PP PSTI yang memilih memusatkan pelatnas secara mandiri di Parepare. Ia menilai fasilitas dan lingkungan latihan yang tersedia mampu mendukung atlet menjalani program dengan lebih maksimal.
Baca Juga: Curhatan Pedro Acosta: Ogah Disia-siakan di KTM, Ducati Jadi Tujuan
"Area latihan di sini sangat proper. Atlet-atlet berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan dipusatkan di Parepare sehingga mereka dapat berlatih dengan fokus," ujarnya.
"Ini menjadi inisiatif yang sangat baik dari PP PSTI dalam membangun atmosfer latihan yang mendukung peningkatan prestasi."
"Kami ingin memastikan tidak ada persoalan di luar lapangan yang mengganggu fokus atlet," lanjut Tondotua.
Baca Juga: Catatan Menarik Statistik Balap F1 Hingga Pertengahan Musim 2026
Ia menegaskan, fokus utama tim CdM adalah memastikan seluruh kebutuhan kontingen terpenuhi agar konsentrasi atlet tidak terganggu.
Dengan begitu, para atlet dapat sepenuhnya mencurahkan perhatian untuk memberikan penampilan terbaik bagi Indonesia di Asian Games 2026.
Sepak takraw menjadi salah satu cabang olahraga yang diharapkan kembali berkontribusi terhadap perolehan medali Indonesia. Pada Asian Games Hangzhou 2022, cabang ini berhasil mempersembahkan dua medali perak dan satu perunggu.
Artikel Terkait
CdM dan DRM PON Bela Diri II/2025 Kudus Resmi dibuka Ketum KONI Pusat
Todotua Pasaribu Resmi Jadi CdM Tim Indonesia di Asian Games 2026
CdM Pastikan Kenyamanan Atlet Indonesia Jadi Prioritas di Asian Games 2026
Lindswell Minta CdM Pastikan Mental Atlet Tetap Terjaga di Asian Games 2026
Panjat Tebing Indonesia Kejar Dua Emas di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya