Baca Juga: Riyandi Perkuat Persaingan di Bawah Mistar Dewa United
Jika dalam satu dekade terakhir rata-rata anggaran mencapai sekitar Rp2,6 triliun per tahun, tahun ini nilainya hanya Rp1,15 triliun, bahkan lebih rendah dibandingkan saat pandemi Covid-19.
Dari total tersebut, sekitar Rp270 miliar masih berstatus diblokir, termasuk anggaran perjalanan dinas yang berkaitan langsung dengan kebutuhan pembinaan atlet.
Ia menegaskan anggaran perjalanan dinas yang diajukan bukan diperuntukkan bagi pejabat Kemenpora, melainkan untuk mendukung kebutuhan atlet dan pelatih.
Baca Juga: Real Madrid Agresif Belanja Pemain Baru Tak Bikin Barcelona Gentar
Anggaran tersebut digunakan untuk mengikuti turnamen internasional, menjalani pemusatan latihan di dalam maupun luar negeri, serta mendukung berbagai program peningkatan kualitas pembinaan atlet.
Artikel Terkait
Indonesia Open Jadi Ujian Tiga Taekwondoin Menuju Asian Games 2026
Panjat Tebing Indonesia Kejar Dua Emas di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya
CdM Todotua Yakin Sepak Takraw Bisa Sumbang Medali Asian Games 2026
Jelang Asian Games 2026, Amellya Nur Sifa Dapat Suntikan Motivasi dari CdM
Tanpa Sepak Bola, Daftar 35 Kontingen Indonesia di Asian Games 2026