"Koperasi harus untung, untuk sejahterakan anggotanya," ujar Budi Arie, menambahkan bahwa yang terpenting koperasi tidak boleh melakukan penipuan, mark up, dan fiktif.
Di dunia olahraga prestasi tanah air, koperasi relevan karena dapat menggerakkan ekonomi rakyat dan juga berkaitan dengan hajat hidup dan kebutuhan banyak orang.
Tak ketinggalan, Budi Arie Setiadi juga menegaskan bahwa koperasi merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah saat ini di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto.
Baca Juga: Real Madrid Prioritaskan Transfer Trent Alexander-Arnold dari Liverpool Musim Panas 2025
"Saya mau koperasinya bagus, menurut beliau ini sebagai solusi pemberantasan kemiskinan,"ujar Menkop RI.
Baik Kementerian Koperasi dan KONI Pusat telah memiliki kerja sama sebelumnya. Usai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Tahun 2022 selesai, Nota Kesepahaman antara KONI Pusat dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ditandatangani.
Nota Kesepahaman tentang Pengembangan Produk Koperasi, Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) dalam mendukung olahraga nasional itu ditandatangani oleh Ketum KONI Pusat Marciano Norman dan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UMKM Arif Rahman Hakim.
Baca Juga: Jelang Lawan Jepang dan Arab Saudi, Timnas Indonesia akan Berkumpul di Jakarta 10 November
KONI Pusat telah memiliki UMKM binaan di bidang olahraga sekitar 1.200 yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pertemuan Marciano dan Budi Arie tersebut membahas kelanjutan kerja sama KONI Pusat dengan Kementerian Koperasi, terlebih saat ini sudah berdiri sendiri tanpa UMKM.
Artikel Terkait
Gila, Nonton Pertarungan Mike Tyson Vs Jake Paul Harganya Rp 30,7 Miliar
Persis Solo Kalah 0-2 dari PSS Sleman, Tren Negatif Berlanjut ke Zona Degradasi
Fenerbahce Menang Dramatis, Jose Mourinho Selebrasi Konyol tapi Malah Memakan Rumput
2 Kali MVP, Megawati Masuk 5 Besar Top Skor Liga Voli Korea
Nikmati Gaya Abadi dengan Nike Air Max 90 Golf