Gelar FGD, KONI Pusat Tekankan Formula Baru untuk PON di NTB dan NTT

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 22 November 2024 | 19:43 WIB
Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman memimpin Focus Group Discussion (FGD) tentang PON kedepan lebih profesional di The Rich Hotel Yogyakarta, 20-22 November 2024.
Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman memimpin Focus Group Discussion (FGD) tentang PON kedepan lebih profesional di The Rich Hotel Yogyakarta, 20-22 November 2024.

Sportlinknews - Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 meninggalkan beberapa catatan. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat berharap penyelenggaraan berikutnya harus lebih baik.

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menyampaikan hal itu dalam
Focus Group Discussion (FGD) tentang PON kedepan lebih profesional di The Rich Hotel Yogyakarta, 20-22 November 2024.

Marciano Norman mengutarakan melihat pelaksanaan PON XXI di Aceh-Sumut 2024 banyak hal yang harus dievaluasi sehingga PON berikutnya di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur bisa lebih profesional.

Baca Juga: Ketum KONI Pusat Resmikan Lapangan Padel Pertama di Yogyakarta

"FGD ingin membuat formula baru untuk penguatan penyelenggaraan PON di dua provinsi berikutnya,” ujar Marciano yang memimpin langsung FGD.

Tujuan utama FGD ini adalah untuk penyelenggaraan PON berikutnya.
Dimana PON Nusa Tenggara (NTB-NTT) diharapkan lebih baik dan berkualitas dari PON sebelumnya.

“Kita melakukan transformasi penyelenggaraan event olahraga supaya tidak begitu-begitu saja, tetapi kita juga berani melakukan koreksi total,” tegas Marciano.

“Tanpa perubahan yang berani, prestasi kita juga tidak akan tercapai. Oleh karenanya, saya mengucapkan terima kasih, rasa hormat yang tinggi kepada Bapak/Ibu sekalian yang meluangkan waktu untuk memenuhi undangan kami,” sambungnya optimistis dengan dukungan akademisi olahraga dan KONI Provinsi.

Baca Juga: KONI Cup Series 5 Indonesia Taekwondo Championship 2024 Diikuti 3.230 Atlet

Lebih lanjut, Marciano mengatakan evaluasi PON Aceh-Sumut supaya PON berikutnya lebih baik, bisa dipertanggungjawabkan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan PON dan sasaran akhirnya adalah prestasi lebih baik.

”Kita semua ingin atlet PON bisa berprestasi sampai Olimpiade,” katanya.

FGD dihadiri Waketum I KONI Pusat Suwarno, Sekjen KONI Pusat Tb. Ade Lukman, pakar olahraga, Ketua KONI Provinsi, Jatim, Jabar, Jogjakarta, serta KONI NTB dan NTT selaku tuan rumah PON XXII/2028.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Dapat Kabar Duka

Ketum KONI NTB H. Mori Hanafi hadir didampingi Sekretaris KONI NTB M Nur Haedin, Wakil Ketua KONI NTB Agus Suharyan, Dewan Pembina KONI NTB Andy Hadianto, Pakar Komunikasi UIN Prof Kadri dan Bendahara KONI NTB Evy Susyarlin.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X