“Pada PON XXII/2028 NTT-NTB, kita mencoba untuk lebih fokus kepada cabang olahraga Olimpiade. KONI Pusat harus mencari jalan bagaimana cabor lain yang tidak dipertandingkan di PON tetap punya satu multievent nasional yang menjadi tolak ukur hasil pembinaan yang dilakukan oleh pengurus provinsi cabor, KONI Provinsi, KONI Kabupaten/Kota, yang atletnya berlaga pada PON Beladiri,” jelas Ketum KONI Pusat.
“Tidak akan lahir juara tanpa kompetisi,” tegas Marciano.
“Satu tekad kita bersama mewujudkan PON Beladiri yang suatu saat nanti kita harapkan melahirkan atlet bela diri berprestasi dunia,” harap Ketum KONI Pusat.
Baca Juga: PSSI Gandeng Djarum Fondation, Kembangkan Sepak Bola Putri di Akar Rumput
Kolaborasi dengan organisasi olahraga di Indonesia bukanlah yang pertama bagi Djarum Foundation.
Selama ini, Bakti Olahraga Djarum Foundation telah konsisten menorehkan jejak prestasi dalam dunia olahraga melalui pembinaan atlet bulu tangkis, turnamen sepak bola putri usia dini, kejuaraan atletik, panahan, dan berbagai ajang Kejurnas lainnya.
PON Beladiri 2025 menjadi langkah lanjutan dan signifikan dalam mendukung potensi besar atlet-atlet bela diri Indonesia.
Baca Juga: KONI Lampung Selatan Gelar Musorkablub, Begini Pesan Bupati Radityo Egi
Martin Basuki Hartono dari Djarum Foundation mengungkapkan, pihaknya menyambut positif inisiasi dari KONI Pusat dalam mencetuskan PON Beladiri.
Ia menilai, para atlet dari cabang olahraga ini sudah sepatutnya memiliki wadah unjuk kemampuan demi meraih prestasi membanggakan seperti cabor lain, melalui kompetisi yang berkelanjutan.
Diketahui, PON Beladiri dicanangkan digelar setiap dua tahun sekali, berbeda dengan PON reguler yang bergulir empat tahun sekali.
“PON Beladiri 2025 adalah momen penting untuk menunjukkan bahwa Indonesia punya kekuatan, bukan hanya secara fisik, tapi juga secara mental dan karakter,” jelas Martin yang juga merupakan pelatih Brazilian jiu-jitsu.
Baca Juga: Menunggu Sanksi Berakhir, Yuran Fernandes Tetap Memperkuat PSM Makassar di Liga 1 2025/26
Ketua Penyelenggara PON Beladiri 2025 yang juga Deputy Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Ryan Gozali mengungkapkan kesiapan GOR Djarum Kaliputu, Kudus yang mencakup dua gedung untuk pelaksanaan PON Beladiri 2025 selama dua pekan.
Ia berharap Kudus dapat menjadi tempat yang nyaman untuk para atlet dari berbagai penjuru Tanah Air untuk berlaga sekaligus berwisata, PON Beladiri yang bergulir setiap dua tahun sekali.