SportlinkNews – Pesenam yang menggunakan bendera netral (AIN), Angelina Melnikova, siap bersaing di babak final all-around perorangan putri Kejuaraan Dunia Senam Artistik FIG ke-53 2025 yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta.
Final all-around putri dijadwalkan berlangsung Kamis, 23 Oktober ini dan akan menjadi salah satu partai paling dinantikan di ajang Kejuaraan Dunia ini. Mengingat ia akan comeback menapaki jalur untuk menuju juara.
Tentu tidak mudah, mengingat Melnikova akan menghadapi persaingan ketat dari Aiko Sugihara (Jepang) yang mengoleksi 54,099 poin dan Kaylia Nemour (Aljazair) dengan 53,865 poin.
Mereka menempel ketat di posisi dua dan tiga di daftar babak kualifikasi all-around, sementara Angelina memimpin dengan raihan skor tertinggi 54,566 poin.
Calon lawan Angelina, Sugihara merupakan wakil Jepang di dua Olimpiade, sedangkan Nemour adalah peraih emas palang tidak seimbang Olimpiade Paris 2024.
Performa Angelina sejauh ini di babak penyisihan tampil dengan solid hampir di semua alat. Dia sukses melaju ke final lompat kuda, meski gagal menembus final balok keseimbangan.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025: Daiki Hashimoto Raih Hattrick Gelar Juara Dunia All Around di Jakarta
"Saya sangat senang bisa lolos ke final, meski selisihnya tipis. Itu salah satu tujuan utama saya di sini. Saya sedikit kecewa karena tidak lolos ke final balok keseimbangan, tapi sekarang fokus saya adalah final all-around," ujar Angelina selepas pertandingan.
Capaian ini sekaligus menjadi penegasan kembalinya "comeback"-nya Melnikova ke panggung dunia setelah absen panjang dari kompetisi internasional.
Juara Dunia 2021 tersebut sempat menepi pada periode 2022–2024 menyusul larangan partisipasi Rusia di berbagai ajang olahraga global.
Baca Juga: Perjuangan Merah Putih di Tunggal Putri Berakhir Dini di French Open 2025
"Saya pernah bermimpi tampil di Paris 2024, tapi sekarang fokus saya adalah Olimpiade Los Angeles," katanya.
Melnikova menilai pengalaman tampil di dua Olimpiade sebelumnya menjadi bekal penting dalam menjaga kesiapan fisik dan mental. Ia kini menemukan pola latihan baru bersama pelatihnya untuk menjaga performa tetap stabil.
"Saya sudah menemukan rutinitas latihan yang membuat saya tetap sehat dan termotivasi," ungkapnya.