“Kalau di Simeulue mungkin aman, tapi perjalanan atlet menuju Banda Aceh sangat sulit. Maka solusinya adalah digeser dulu. Batas pelaksanaan Pra PORA masih panjang, sampai 24 Desember,” tambahnya.
Hingga saat ini baru 15 cabang olahraga yang telah menuntaskan Pra PORA, sementara 14 cabor lainnya masih menunggu jadwal pelaksanaan.
Bakhtiar menegaskan pentingnya keikutsertaan semua cabor, karena Pra PORA menjadi babak kualifikasi menuju PORA 2026 di Aceh Jaya.
Baca Juga: 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Bungkam Setelah Tuduhan Penipuan Dokumen
“Semua pencab harus aktif. Ini babak kualifikasi. Kalau tidak ikut Pra PORA, maka otomatis tidak bisa ikut PORA 2026,” jelasnya.
Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, KONI Aceh mengimbau seluruh atlet untuk tetap menjaga kebugaran dan melanjutkan latihan.
“Kami berharap atlet tetap menjaga kondisi fisik dan terus berlatih, supaya bisa meloloskan diri ke PORA 2026 di Aceh Jaya. Kita doakan cuaca ekstrem segera mereda,” ujar Baktiar.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)