lain-lain-olimpik

Marciano Norman: Tak Ada Alasan KONI Sulteng Tidak Bisa Menuai Prestasi

Rabu, 3 Desember 2025 | 09:51 WIB
Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman melantik dan mengukuhkan kepengurusan KONI Sulteng.

Ketum KONI Pusat juga menjelaskan format multievent PON, dimana PON utama fokus pada cabang olahraga Olimpiade, sedangkan lainnya di multievent terobosan KONI Pusat yang mana KONI Sulawesi Tengah harus siapkan timnya.

Ke depan, KONI Sulawesi Tengah harus mempersiapkan kontingen pada PON Bela Diri Sulut Tahun 2026, PON Indoor Tahun 2026, PON Pantai Tahun 2026, PON Remaja pada 2027 dan PON XXII/2028 di NTT-NTB.

Melalui kompetisi berkualitas, akan didapatkan atlet-atlet berprestasi.

“Kita ini memang pelayannya para atlet, kita ini memang tugasnya mengantar para atlet kita berjuang-pejuang di masa damai, untuk meraih mimpinya yaitu jadi juara dunia,” sambungnya.

Baca Juga: Indonesia Buka Kejuaraan Dunia Arung Jeram IRF 2025 dengan Dua Emas di Hari Pertama

“Sulawesi Tengah ini jangan hanya banyak tambang emasnya saja tapi juga medali emas dari atlet-atletnya,” tegas Marciano mengakhiri sambutan.

Tata kelola organisasi yang hasilkan program Pembinaan cabang olahraga unggulan di akar rumput menjadi kunci, satu catatan melalui Pembinaan cabang olahraga unggulan karena mutasi atlet bukanlah solusi.

Gubernur mendukung upaya peningkatan prestasi Sulawesi Tengah.

“Sulteng Nambaso itu adalah cita-cita kita bersama, artinya besar. Kita punya cita-cita jadikan Sulawesi Tengah ini besar namanya, besar prestasinya,” kata Anwar Hafid mendukung tema yang diusung KONI Sulawesi Tengah, ‘Sulteng Nambaso Temponamo Juara’.

Baca Juga: Persiapan Final: 23 Pemain Timnas U-22 Resmi Lengkap Jelang SEA Games 2025 Dimulai

“Saya ingin menantang KONI Sulawesi Tengah, kalau mau olahraga maju syarat hanya dua, ubah pola pembinaan kita dengan digitalisasi internal KONI,” kata gubernur merujuk database.

“Lakukan penyegaran organisasi, merit system harus berlaku di KONI. Jangan sampai nanti ada atlet berprestasi tapi karena tidak ada ‘orang dalam’, jadi tidak digunakan, tidak diberikan menit bertanding,” lanjut Anwar.

“Supporting dana tugasnya pemerintah daerah. Presentasikan kepada saya harga sebuah medali emas. Target kita 10 besar,” tegas Gubernur Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Cedera Lari: Simetri Kekuatan Pinggul untuk Kesehatan Kaki

“Kalau uang pemerintah tidak cukup, banyak yang bisa berpartisipasi untuk mengangkat harkat dan martabat Sulawesi Tengah,” lanjutnya.

Halaman:

Tags

Terkini