SportlinkNews - Hari pertama pertandingan resmi SEA Games 2025 di Thailand menjadi panggung pembuktian Tim Indonesia.
Baru sehari multievent ini dibuka, Merah Putih langsung menyalakan mesin dengan performa agresif dan menghadirkan lima medali emas dari lima cabang olahraga: taekwondo, kano, petaque, bulutangkis, dan renang
Dari arena taekwondo, Indonesia mencatatkan emas perdana lewat nomor men’s recognized poomsae team.
Trio Muhammad Rizal, Muhammad Hafizh Fachrul Rhazy, dan Muhammad Alfi Kusuma tampil penuh presisi di Island Hall, lantai 3 Fashion Island Shopping Mall.
Baca Juga: Hasil Persib vs Bangkok United: Gol Tunggal Ramon Tanque Bawa Maung Bandung Lolos ke Babak 16 Besar
Skor 8.710 poin yang mereka raih mengungguli Filipina (8.530), sementara Malaysia dan Thailand berbagi perunggu.
"Alhamdulillah, emas pertama buat Indonesia. Kami sangat terharu. Ini buah dari latihan panjang dan kerja keras," ujar Alfi yang mengatakan ini adalah pencapaian terbaik tim poomsae putra setelah sebelumnya sering tertahan di posisi ketiga.
Tak lama berselang, atmosfer kebanggaan berlanjut di venue kano.
Di nomor mixed kayak four 500 meter, tim gabungan Stevani Maysche Ibo, Subhi, Indra Hidayat, dan Ramla Baharuddin tampil meyakinkan dan menyelesaikan balapan dengan catatan 1 menit 37,916 detik.
Baca Juga: Prediksi Real Madrid Vs Man City: Pep Guardiola Berhadapan dengan Xabi Alonso untuk Pertama Kalinya
Mereka mengungguli Singapura yang hanya terpaut 0,245 detik, sementara Thailand finis ketiga.
“Start kami bagus, tapi sempat tercecer. Di 250 meter terakhir tekanan makin besar, tapi kami tetap sabar. Momentum kami dapat di 100 meter terakhir,” ungkap Indra.
Emas ketiga yang tak terduga datang dari cabor petanque.
Andri Irawan sukses meraih medali emas di nomor Men’s Single Petanque setelah tampil gemilang pada pertandingan yang digelar di Valaya Alongkorn Rajabhat University under the royal patronage, Pathum Thani.
Baca Juga: Brembo Bocorkan Data Angka Luar Biasa di Balik Keseruan Balap WorldSBK 2025
Kemudian, menyusul bulutangkis yang sukses menjaga tradisi kejayaan Indonesia. Emas datang dari nomor beregu putra. Dalam final ulangan dua tahun lalu, skuad Merah Putih kembali mendominasi Malaysia 3-0 di Thammasat Rangsit Gym 4.
Alwi Farhan membuka keunggulan lewat kemenangan 21-12, 21-19 atas Leong Jun Hao. Duet Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi kemudian menambah poin dengan menggasak Aaron Chia/Soh Wooi Yik 21-12, 21-12.
Puncaknya, pemain muda 18 tahun, Moh. Zaki Ubaidillah, memastikan emas melalui kemenangan 21-12, 21-14 atas Justin Hoh. Emas ini menjadi koleksi ke-19 Indonesia dalam sejarah beregu putra SEA Games.
Baca Juga: Benfica vs Napoli: Dua Tim yang Mulai Bangkit di Liga Champions, Siapa yang akan Kalah?
Di sisi lain, tim putri harus puas dengan raihan perak setelah di final kalah 1-3 dari Thailand. Meski membawa pulang perak, tapi raihan mereka melampaui target yang ditetapkan PBSI yakni perunggu.
Terakhir, emas datang dari cabor renang nomor 100m gaya punggung putra. Jason Donovan Yusuf meraih medali perdananya di SEA Games ini usai mencatatkan waktu tercepat 55,08 detik.
Mendahului kompatriotnya, Farrel Armandio Tangkas yang finis tercepat kedua dengan selisih waktu 0,81 detik.
Baca Juga: FC Barcelona Luncurkan Organic Collection Terbuat dari 100 Persen Katun Organik
Atas capaian ini, Komandan Kontingen Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, menyampaikan apresiasi atas raihan lima emas yang diraih di hari perdana pertandingan resmi ini.
"Alhamdulillah Indonesia pecah telur dengan cara yang luar biasa. Terima kasih kepada para atlet yang sudah berjuang tanpa lelah. Ini modal besar untuk menjaga momentum," ujarnya.
Bayu berharap pencapaian ini menjadi pemantik semangat bagi cabor lain untuk turut menyumbang medali.
Ia menegaskan bahwa targetnya jelas, yakni lagu Indonesia Raya harus lebih sering berkumandang di Thailand sepanjang gelaran SEA Games tahun ini.