SportlinkNews - Kontingen Indonesia masih berada di peringkat tiga klasemen perolehan medali SEA Games 2025 di bawah tuan rumah Thailand dan Vietnam.
Hingga hari keempat, 12 Desember 2025, Indonesia telah meraup total 72 medali dengan rincian 20 medali emas, 28 perak, dan 24 perunggu.
Sebanyak 13 cabang olahraga telah menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia. Judo dan renang menjadi cabang olahraga yang paling banyak menyumbangkan medali emas dengan 3 emas.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Liga Serie A Pekan ke-15: AC Milan Ditantang Sassuolo, Jay Idzes Siap Berjibaku
Sementara cabor lainnya seperti Rowing/Canoeing, atletik, dan sport climbing menghasilkan 2 medali emas. Selain itu, petanque, badminton, taekwondo, basket women 3x3, cycling, water ski, karate, dan gymnastic menyumbang 1 medali emas.
Potensi Indonesia untuk meraih tambahan medali emas sangat terbuka dengan beberapa cabang olahraga yang belum menyelesaikan pertandingannya.
Yang cukup membanggakan, cabor atletik berhasil meraih double podium dengan Dina Aulia dan Emilia Nova meraih medali emas dan perak di nomor lari gawang 100m putri.
Baca Juga: Catatan Menarik Duel Liverpool vs Brighton: Mampukah Brighton Mengatasi Keangkeran Anfiled?
Menpora Erick Thohir mengaku bangga dengan pencapaian para atlet Indonesia yang bertanding di SEA Games. Khususnya kepada para atlet muda yang menampilkan semangat tanding yang tinggi dan pantang menyerah.
“Senang sekali melihat adanya proses regenerasi yang berjalan baik, ada yang senior, ada pula yang lebih muda," ucap Erick Thohir.
"Inilah yang harus terus dilakukan dalam olahraga nasional, tanpa pilih kasih, tanpa atlet titipan. Semua yang terbaik, yang muda maupun yang senior, harus mendapat kesempatan yang sama,” ujarnya.
Baca Juga: Arne Slot Enggan Menjawab Tegas Soal Mohamed Salah: Saya akan Bicara Lagi dengannya
“Kita juga bisa melihat perkembangan serupa tidak hanya di atletik, tetapi juga di akuatik. Demikian pula di bulu tangkis, kemarin Jason Donovan yang baru berusia 18 tahun mampu meraih medali emas."
"Saya kira untuk tim putra juga sama, mayoritas merupakan atlet-atlet muda. Inilah wujud nyata regenerasi olahraga Indonesia untuk menjaga kesinambungan prestasi dan menghasilkan capaian yang lebih baik ke depan,” ujar Erick.