lain-lain-olimpik

Dari Papua Pegunungan ke SEA Games, Mikhayla Shanum Tandai Regenerasi Skateboard Indonesia

Selasa, 23 Desember 2025 | 21:50 WIB
Atlet skateboard Indonesia termuda, Mikhayla Shanum Caya, saat tampil di SEA Games 2025 Thailand kemarin. (KEMENPORA)

SportlinkNews - SEA Games Thailand 2025 tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga panggung lahirnya talenta-talenta muda yang menjanjikan bagi masa depan olahraga Indonesia. 

Salah satu nama atlet muda yang mencuri perhatian adalah Mikhayla Shanum Caya, atlet skateboard belia yang digadang-gadang sebagai prospek cerah papan luncur Tanah Air.

Mikhayla mencatatkan catatan istimewa sebagai atlet termuda yang memperkuat kontingen Indonesia pada SEA Games 2025.

Baca Juga: Bukan Elang, Luke Rockhold Sebut Khabib Nurmagomedov Seperti Sapi

Di usia 11 tahun, atlet asal Papua Pegunungan tersebut sudah berani unjuk kemampuan di nomor skateboard park putri, bersaing dengan atlet-atlet yang usianya terpaut jauh lebih senior.

Perjalanan Mikhayla di dunia skateboard tidak lepas dari pengaruh lingkungan keluarga.

Sang ayah, Anthony Adam Caya, yang juga merupakan atlet skateboard nasional, menjadi figur utama yang memperkenalkannya pada olahraga ekstrem tersebut. 

Baca Juga: Klasemen Liga Primer Inggris Pekan ke-17: Arsenal, Manchester City, dan Aston Villa Bersaing Ketat

Dukungan dan pendampingan keluarga menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter serta keberanian Mikhayla menghadapi tantangan sejak usia dini.

Potensi Mikhayla mulai tercium saat ia tampil di berbagai kejuaraan nasional.

Pengalamannya mengikuti nomor ekshibisi skateboard pada PON XXI Aceh–Sumatera Utara 2024 menjadi salah satu momen penting yang mengasah mental tandingnya. 

Baca Juga: Arne Slot Yakin Alexander Isak akan Kembali Bermain Musim Ini

Dari ajang tersebut, Mikhayla belajar beradaptasi dengan atmosfer kompetisi besar sebelum akhirnya melangkah ke level Asia Tenggara.

Pada SEA Games 2025, Mikhayla menunjukkan performa yang menjanjikan sejak fase awal lomba. Ia sukses melaju ke babak final setelah menempati peringkat ketujuh pada babak penyisihan dengan raihan skor 45,93.

Capaian tersebut menjadi catatan positif di tengah persaingan ketat dan dominasi atlet-atlet berpengalaman.

Baca Juga: Isu Kembali ke Italia Mencuat, Federico Barba Pilih Prioritaskan Persib Bandung

Meski belum mampu membawa pulang medali dari partai puncak, kehadiran Mikhayla di final dinilai sebagai sinyal kuat lahirnya generasi baru skateboard Indonesia. 

Di usia yang sangat muda, ia telah menunjukkan kepercayaan diri dan kemampuan beradaptasi di level internasional. Bagi Mikhayla, debut di SEA Games menjadi pengalaman berharga. 

Ia mengaku merasakan campuran perasaan antara senang dan gugup, namun menikmati setiap momen yang dilaluinya. "Senang, deg-degan, dan bisa dapat banyak teman," ujar Mikhayla dengan polos saat kepulangan, pekan lalu.

Baca Juga: Tak Mau Terulang, Francesco Bagnaia Kerja Keras Hadapi MotoGP 2026 Bersama Ducati

Kisah Mikhayla Shanum Caya menjadi bukti bahwa SEA Games 2025 turut membuka ruang bagi lahirnya atlet-atlet muda potensial dari berbagai daerah, termasuk Papua Pegunungan.

Ia diyakini mampu menjadi salah satu pilar masa depan skateboard Indonesia di kancah internasional.

Tags

Terkini