lain-lain-olimpik

Valuasi Tim Olahraga Profesional AS Pecahkan Rekor, Tren Naik Terus di 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 20:05 WIB
Aksi rookie Utah Jazz, Ace Bailey di bawah keranjang, saat menghadapi Detroit Pistons di lanjutan NBA Cup 2025/2026. Ia terpaksa mengakhiri lebih cepat karena cedera otot pinggul kiri di laga itu. (Tayler Tate/AP)

Valuasi seluruh cabang olahraga meningkat, September lalu, Los Angeles Beat di Pro Padel League dibeli senilai sekitar US$10 juta (Rp150 miliar), dan sebelumnya, grup Denver mendapatkan hak mendirikan tim NWSL baru dengan biaya ekspansi rekor US$110 juta (Rp1,65 triliun).

Menurut Dase dari Goldman Sachs, kunci sukses semua liga ini adalah “market yang bisa dijangkau.”

Baca Juga: Drama Empat Set, Jakarta Pertamina Enduro Perkokoh Posisi di Papan Atas Proliga 2026

John Hutcheson, co-lead divisi advisory dan financing Citi, mengatakan liga baru yang bisa membangun struktur kepemilikan penuh memiliki “nilai besar.”

“Kalau liga dibuat dengan benar dan dimiliki serta dikendalikan sepenuhnya, nilainya sangat besar,” katanya.

Namun, menurut Hutcheson, mencapai skala itu tidak mudah.

“Hanya sedikit liga yang memiliki skala signifikan, mungkin lima atau enam saja. Kalau berhasil, itu benar-benar pencapaian besar,” pungkasnya.

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)

Halaman:

Tags

Terkini