lain-lain-olimpik

Erick Thohir Tegaskan Dualisme Tiga Cabor Harus Tuntas sebelum Asian Games 2026

Sabtu, 21 Februari 2026 | 19:51 WIB
Menpora Erick Thohir memberikan keterangan kepada media di Kemenpora, Jumat, 20 Februari 2026. (KEMENPORA)

SportlinkNews - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan komitmen pemerintah untuk menuntaskan persoalan dualisme organisasi di sejumlah cabang olahraga.

Saat ini tercatat masih ada tiga cabang yang mengalami konflik kepengurusan, yakni tenis meja, anggar, dan tinju.

Menurut Erick, sebelumnya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah memberikan tenggat waktu kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk mendorong penyelesaian secara internal.

Baca Juga: PBSI Umumkan 74 Atlet Pelatnas 2026, Regenerasi dan Promosi Warnai Komposisi Tim

Upaya konsolidasi sudah menunjukkan hasil di cabang sepak takraw yang kini telah kembali solid.

"Sepak takraw sudah selesai dan bersatu. Untuk tiga cabang yang masih tersisa, kami beri tambahan waktu. Tetapi kalau belum juga tuntas, Kemenpora akan mengambil peran lebih besar agar ada kepastian," ungkapnya di Kemenpora akhir pekan ini.

Ia menekankan, penyelesaian dualisme menjadi penting mengingat Indonesia akan menghadapi sejumlah ajang multievent seperti SEA Games dan Asian Games.

Baca Juga: Persijap Jepara vs Persebaya, Mario Lemos Bertekad Bawa Kemenangan Bagi Laskar Kalinyamat

Pemerintah tidak ingin persoalan administratif dan konflik organisasi justru merugikan atlet yang tengah menjalani persiapan.

Pelatnas sejumlah cabang olahraga bahkan telah mulai berjalan tahun ini. Karena itu, Erick mengingatkan agar persoalan kepengurusan tidak sampai menghambat pencairan anggaran maupun dukungan program pembinaan.

"Target kami jelas, sebelum multievent digelar tidak boleh ada lagi dualisme. Atlet tidak boleh menjadi korban konflik. Jangan sampai persiapan mereka terganggu hanya karena persoalan organisasi," tegasnya.

Baca Juga: Dihantam Cedera Hamstring Marc Cucurella Kehilangan Menit Bermain di Laga Penting Chelsea

Kemenpora, lanjut Erick, tetap mengedepankan jalur musyawarah dalam menyelesaikan perbedaan. Semua pihak diminta menempatkan kepentingan atlet dan prestasi nasional di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Tags

Terkini