lain-lain-olimpik

Souto: Indonesia Punya Potensi Jadi Kekuatan Futsal Asia

Jumat, 29 Mei 2026 | 20:06 WIB
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto dalam jumpa pers selepas laga melawan Australia, Rabu, 8 April 2026 di Nonthanburi, Thailand. (FFI)

SportlinkNews - Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kekuatan futsal Asia.

Namun, menurutnya, potensi tersebut harus dibarengi dengan pembenahan sistem pembinaan, fasilitas, hingga kompetisi usia muda yang lebih terstruktur.

Pandangan itu disampaikan Souto setelah menyelesaikan rangkaian perjalanan pemantauan bakat di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Marc Marquez Sukses Jalani FP1 dan Diizinkan Mengikuti Balap Akhir Pekan di Mugello

Dari perjalanan tersebut, pelatih asal Spanyol itu mengaku mendapat gambaran lebih jelas mengenai kondisi ekosistem futsal nasional.

Souto mengatakan tim pelatih telah bekerja keras menjaring pemain muda terbaik untuk Timnas Futsal U-17 maupun Timnas Senior jelang program pemusatan latihan (TC) di Spanyol.

Timnas U-17 dijadwalkan menjalani TC pada Juni hingga Juli mendatang, sedangkan Timnas Senior akan mengikuti program serupa selama satu bulan penuh pada Agustus.

Baca Juga: Timnas Indonesia Gunakan Dua Stadion untuk Piala ASEAN 2026

Untuk Timnas Futsal U-17, Souto menyebut daftar 19 pemain terpilih sudah disiapkan dan akan segera diumumkan bersama susunan staf kepelatihan.

Menurutnya, program pembinaan kali ini bukan sekadar mencari pemain terbaik, melainkan juga memberi kesempatan kepada generasi muda untuk merasakan atmosfer kompetitif dan lebih dekat dengan level profesional sejak dini.

"Ide dasarnya adalah memberikan kesempatan kepada pemain muda di semua aspek, termasuk kepelatihan. Kami ingin mereka merasakan level profesional sejak dini," ujar Souto di Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026.

Baca Juga: Dinamika Persijap Jepara di Super League 2025/26 Bertahan di Tengah Gempuran dan Ancaman Degradasi

Selama berkeliling Indonesia, ia mengaku banyak berdiskusi dengan akademi, pelatih daerah, hingga pemerintah setempat mengenai tantangan pengembangan futsal.

Salah satu hal yang paling disorot Souto adalah minimnya fasilitas memadai di banyak daerah. Ia menilai lapangan standar menjadi kebutuhan mendasar apabila Indonesia ingin bersaing di level internasional.

"Kami membutuhkan lebih banyak lapangan standar dengan kualitas permukaan yang baik. Sulit berbicara soal level internasional jika kondisi dasarnya belum mendukung," imbuhnya.

Baca Juga: PSSI Siapkan 35 Ribu Tiket untuk FIFA Matchday Juni 2026

Selain fasilitas, Souto juga melihat semangat besar dari para pelatih daerah untuk mempelajari futsal modern. Meski begitu, keterbatasan akses pembelajaran masih menjadi hambatan utama, terutama bagi pelatih yang berasal dari wilayah terpencil.

Karena itu, ia berkomitmen membantu menciptakan lebih banyak kesempatan edukasi dan pengembangan materi kepelatihan di Indonesia.

Di sisi lain, Souto menegaskan pentingnya membangun sistem kompetisi usia muda yang berkelanjutan.

Baca Juga: Knicks Kehilangan Mitchell Robinson Jelang Partai Puncak NBA 2026

Menurutnya, Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan turnamen jangka pendek apabila ingin melahirkan pemain berkualitas secara konsisten.

Ia mencontohkan sistem di Spanyol yang membuat anak-anak sudah bermain kompetisi rutin sejak usia dini.

"Kami bermain setiap minggu, bukan hanya menunggu turnamen berikutnya. Kompetisi reguler adalah kunci perkembangan pemain muda," ucapnya.

Baca Juga: Fajar/Fikri Lanjutkan Tren Positif di Singapore Open 2026

Souto juga menyoroti besarnya potensi pasar futsal di Indonesia. Dengan populasi usia muda yang sangat besar dan tingginya minat masyarakat terhadap futsal, ia percaya olahraga ini memiliki masa depan cerah apabila dikelola dengan tepat.

Menurutnya, kolaborasi federasi, asosiasi daerah, klub, akademi, sponsor, hingga pemerintah akan menjadi faktor penting untuk mempercepat perkembangan futsal nasional.

"Futsal dimainkan hampir di semua sekolah. Kita sudah punya komunitas besar dan fondasi kuat. Sekarang tinggal bagaimana membangun sistem yang tepat," ucap Souto. 

Tags

Terkini