lain-lain-olimpik

Indonesia Raih 1 Emas dan 1 Perak di Asian Boxing U-19 & U-23 2026, Regenerasi Menjanjikan

Rabu, 15 Juli 2026 | 23:21 WIB
Petinju muda Indonesia, Anggi Intania Chalik meraih medali emas di Asian Boxing U-19 & U-23 Championship 2026 di Hall Basket GBK Senayan, Rabu, 15 Juli.

SportlinkNews - Indonesia menutup perjuangannya pada Asian Boxing U-19 & U-23 Championships 2026 dengan torehan satu medali emas dan satu medali perak.

Hasil tersebut menjadi modal positif bagi proses regenerasi petinju nasional sekaligus menumbuhkan optimisme menyambut agenda besar seperti Asian Games 2026, SEA Games 2027, hingga Olimpiade Los Angeles 2028.

Satu-satunya medali emas Merah Putih dipersembahkan Anggi Intania Chalik dari kelas U-19 Putri Light Flyweight (45-48 kg).

Baca Juga: WorldSBK 2026: Performa Amburadul, BMW Bersiap Melepas Dua Pembalap Superbikenya

Pada partai final yang berlangsung di Hall Basket GBK Senayan, Rabu, 15 Juli 2026, Anggi tampil meyakinkan untuk mengalahkan petinju India, Gunjan.

Sementara itu, dari kelas  U-19 Putri Featherweight (54-57 kg), Dira Artika menambah koleksi medali Indonesia setelah meraih perak. Dira harus mengakui keunggulan wakil India lainnya, Prachi, pada laga perebutan gelar.

Capaian tersebut menjadi hasil penting bagi Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP PERBATI) yang tengah membangun kembali kekuatan tinju nasional melalui pembinaan atlet usia muda.

Baca Juga: FPTI Matangkan Regenerasi, Dua Pemanjat Muda Dikirim ke World Youth Championship 2026

Ketua Umum PP PERBATI, Ray Zulham, mengakui persiapan tim kelompok usia belum berjalan secara maksimal karena kepengurusan yang masih baru.

Meski demikian, ia menilai hasil di kejuaraan Asia ini menunjukkan arah pembinaan yang mulai memberikan hasil.

"Persiapan kami untuk U-19 dan U-23 memang belum sepenuhnya ideal karena kepengurusan ini masih baru," ujarnya.

Baca Juga: Rachel/Febi Belum Mampu Bersaing di Japan Open 2026, Langsung Tersingkir di Babak Pertama

"Fokus kami selama ini masih pada atlet lapis pertama untuk SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Namun hasil ini menjadi evaluasi sekaligus motivasi untuk memperkuat pembinaan kelompok usia," lanjut Ray.

Menurutnya, keberhasilan meraih satu emas dan satu perak menjadi pijakan untuk memperkuat regenerasi sehingga Indonesia memiliki lebih banyak petinju yang siap bersaing pada level internasional dalam beberapa tahun ke depan.

Di sisi lain, Anggi mengungkapkan medali emas yang diraihnya merupakan buah dari kerja keras selama menjalani program latihan bersama tim pelatih. Namun, ia menegaskan pencapaian tersebut baru menjadi awal dari perjalanan kariernya.

Baca Juga: Kisah di Balik Selebrasi Unik Pedro Porro Saat Spanyol Singkirkan Prancis

"Saya benar-benar menjalani latihan dengan sungguh-sungguh. Semua pelatih tahu bagaimana perjuangan saya untuk mendapatkan hasil ini. Tetapi pada akhirnya saya menyerahkan semuanya kepada Tuhan," tutur Anggi.

"Harapan saya bisa mengikuti jejak para senior dan suatu hari nanti tampil di Olimpiade." 

Ray pun berharap di Asian Boxing U-19 & U-23 Championships 2026 pun diharapkan menjadi titik awal kebangkitan tinju Indonesia.

Baca Juga: Putri Kusuma Wardani Sendiri Jaga Asa Indonesia di Japan Open 2026

Menurutnya, tantangan berikutnya adalah menjaga kesinambungan prestasi agar para petinju muda mampu bersaing di SEA Games, Asian Games, hingga mengembalikan Merah Putih ke panggung Olimpiade.

Tags

Terkini