Baca Juga: Riyandi Perkuat Persaingan di Bawah Mistar Dewa United
Jika dalam satu dekade terakhir rata-rata anggaran mencapai sekitar Rp2,6 triliun per tahun, tahun ini nilainya hanya Rp1,15 triliun, bahkan lebih rendah dibandingkan saat pandemi Covid-19.
Dari total tersebut, sekitar Rp270 miliar masih berstatus diblokir, termasuk anggaran perjalanan dinas yang berkaitan langsung dengan kebutuhan pembinaan atlet.
Ia menegaskan anggaran perjalanan dinas yang diajukan bukan diperuntukkan bagi pejabat Kemenpora, melainkan untuk mendukung kebutuhan atlet dan pelatih.
Baca Juga: Real Madrid Agresif Belanja Pemain Baru Tak Bikin Barcelona Gentar
Anggaran tersebut digunakan untuk mengikuti turnamen internasional, menjalani pemusatan latihan di dalam maupun luar negeri, serta mendukung berbagai program peningkatan kualitas pembinaan atlet.