lain-lain-olimpik

Ketua Umum KONI Pusat: Jangan Jadi Juara Nasional tapi Standarnya Jauh dari yang Diharapkan

Minggu, 3 November 2024 | 15:39 WIB
Ketua Umum KONI Pusat (kiri) berikan keterangan pers. (KONI)

Juga Pekan Olahraga Indoor (Indonesia Indoor Games), dan PON Remaja (Indonesia Youth Games) yang diselenggarakan di kabupaten/kota setiap 2 tahun.

Nantinya PON akan ditingkatkan kualitasnya, dan cabang olahraga yang dipertandingkan semakin fokus dengan sasaran Indonesia di kancah dunia.

“Pada PON XXII/2028 di NTB dan NTT, nanti kita mulai mengarah cabang olahraga yang dipertandingkan adalah cabang olahraga Olimpiade. Jadi nanti jumlahnya tidak banyak di PON,” terang Marciano.

Baca Juga: MotoGP Malaysia: Diwarnai Red Flag, Francesco Bagnaia Taklukkan Jorge Martin di Sirkuit Sepang

Untuk cabor yang tidak masuk PON akan diwadahi pada multievent yang disebutkan tadi.

KONI juga mendorong tata kelola organisasi anggotanya, mulai dari Provinsi hingga Kabupaten/Kota. Termasuk juga dengan induk cabang olahraga yang menaungi pengurus provinsi sampai kabupaten/kota.

Dengan tata kelola organisasi yang baik, program pembinaan juga semakin produktif menghasilkan atlet berkualitas.

Baca Juga: Rapor Pemain Monza Vs Milan: Reijnders dan Maldini yang Menonjol

Apabila atlet di tingkat kabupaten/kota sudah baik, maka yang dipertandingkan di tingkat provinsi serta menjadi juara merupakan atlet yang betul-betul terbaik.

“KONI fokus untuk lebih menata kembali kejuaraan-kejuaraan di tingkat provinsi, di tingkat kabupaten/kota supaya pada tingkat nasionalnya di PON, itu lahir juara-juara yang standarnya internasional."

"Jangan dia juara nasional tapi standarnya jauh dari yang kita harapkan,” ujar Marciano. Marviano juga mengingatkan agar daerah dapat membina cabang olahraga unggulan.

Halaman:

Tags

Terkini