SportlinkNews - Manchester City bersiap mencetak sejarah baru dalam kompetisi Piala FA saat menjamu Liverpool di babak perempat final. Kemenangan dalam laga ini akan membawa mereka menembus babak semifinal untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut.
Saat ini Manchester City berada dalam kondisi kepercayaan diri yang sangat tinggi. The Citizens baru saja memastikan gelar juara Piala Liga setelah mengandaskan perlawanan Arsenal sebelum jeda internasional.
Ambisi besar kini diusung untuk menyapu bersih trofi domestik yang tersisa di sisa musim. Manajer Pep Guardiola berharap anak asuhnya mampu menjaga konsistensi permainan demi menambah koleksi gelar juara mereka.
Baca Juga: Grand Prix Bahrain dan Arab Saudi Dibatalkan, Ini yang Dilakukan Tim Selama Masa Jeda Balap
Pria asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa setiap kompetisi harus dihadapi dengan fokus yang penuh. Ia meminta para pemain segera melupakan kesuksesan sebelumnya dan menatap tantangan di depan mata.
"Setelah Anda menyelesaikan satu, itu adalah yang berikutnya," kata Guardiola dikutip Reuters.
Target utama pada pertandingan besok adalah mencatatkan pencapaian sejarah yang belum pernah dilakukan klub lain. Rekor mencapai delapan semifinal beruntun menjadi motivasi utama bagi seluruh skuad Manchester City.
Baca Juga: Piala FA: Arsenal Hadapi Southampton Tanpa Dukungan Madueke, Eberechi, dan Hincapie
"Besok kami memiliki kesempatan untuk mencapai tonggak sejarah yang luar biasa, untuk mencapai delapan semifinal berturut-turut," ungkapnya.
Piala FA dinilai sebagai turnamen yang memiliki prestise sangat tinggi bagi seluruh jajaran manajemen dan pemain. Namun, upaya untuk melangkah lebih jauh terhalang oleh lawan yang dianggap paling merepotkan.
"Itu belum pernah terjadi, ini adalah kompetisi bergengsi, dan salah satu lawan terberat dan istimewa bagi kami semua, Liverpool," ucapnya.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Duel Manchester City Vs Liverpool di Piala FA
Sejak menangani Manchester City pada 2016, Guardiola sebenarnya telah mendominasi Inggris dengan total koleksi 13 trofi domestik. Namun, statistik pribadinya saat berhadapan dengan kubu Merseyside justru menunjukkan angka yang kontras.
Eks pelatih Barcelona tersebut hanya mencatatkan sembilan kemenangan dan tujuh hasil imbang dari total 26 pertemuan. Angka ini menjadi rasio kemenangan terburuknya dibandingkan saat melawan tim Premier League lainnya.
Artikel Terkait
Tinggalkan Manchester City, Guardiola Melatih Timnas Italia Gantikan Gattuso
Manchester City Berupaya Melindungi Pemain Bintang di Tengah Minat Real Madrid
Barcelona di Ambang Dapat Pemain Bintang Gratisan dari Manchester City
Manchester City Bidik Semifinal Piala FA untuk Kedelapan Kalinya, Pep Guardiola: Kami Selalu Ada di Sana
Data dan Fakta Menarik Duel Manchester City Vs Liverpool di Piala FA