SportlinkNews - Pelatih Venezia, Eusebio Di Francesco melampiaskan kekesalannya secara langsung di Sky Sport Italia. Ia tak mengerti timnya dihukum penalti saat unggul atas Torino.
Venezia gagal memetik kemenangan pada pekan 35 Serie A saat bertamu ke Torino di Olimpico Turin, Sabtu 3 Mei 2025 dini hari WIB.
Jay Idzes yang menjadi kapten Venezia harus dinyatakan handball yang membuat Vezenia dihukum penalti pada menit 77 setelah pemeriksaan VAR.
Baca Juga: Torino 1-1 Venezia: Vanoli Pingsan di Pinggir Lapangan karena Stres
Nicola Vlasic mengecoh kiper Andrei Radu, mencetak gol keduanya musim ini dan menggagalkan harapan Venezia untuk meraih kemenangan yang sangat dibutuhkan dalam upaya bertahan.
Venezia yang sempat unggul lewat gol Klike Perez pada menit 37 pun harus puas berbagi skor imbang 1-1.
Hasil tersebut membuat Venezia tetap berada di posisi ke-18 dalam klasemen Serie A, satu poin di bawah Lecce, yang akan menjamu Napoli di Stadio via del Mare pada hari Sabtu (3/5).
Baca Juga: Kapten Timnas Indonesia Handball, Venezia Gagal Menang
"Pada babak pertama, kami seharusnya pantas unggul dua gol, berdasarkan apa yang kami tunjukkan di lapangan. Namun, pada babak kedua, tim tidak mampu bangkit dengan sikap yang sama, juga karena Torino meningkatkan intensitas permainan mereka," kata pelatih Venezia Eusebio Di Francesco.
Tapi, yang bikin kesal Di Francesco adalah penalti yang diberikan untuk Torino. Ia merasa Venezia kembali menjadi korban keputusan wasit yang kontroversial.
"Tetapi di mana Idzes harus meletakkan tangannya? Tidak ada jarak dan tidak ada kemauan. Apakah itu lebih merupakan penalti ketika seorang pemain didorong atau untuk handball seperti itu?," ungkap Di Francesco.
Baca Juga: Persebaya Siap Petik Kemenangan di Kediri, Flavio Silva: Persik adalah Tim yang Istimewa
"Saya dan tim juga membuat kesalahan, tetapi biarkan kami membuat kesalahan, itu tidak dapat ditentukan secara dangkal," sambungnya.
Lebih lanjut dikatakan Jay Idzes dan kawan-kawan bekerja keras, ada banyak sekali pekerjaan di baliknya.
"Saya kesulitan memahami kapan itu penalti lagi. Mereka bahkan menjelaskannya kepada kami, tetapi kami selalu mendapatkannya di tempat itu...."
Artikel Terkait
Lamine Yamal Terus Ukir Rekor Baru, Begini Komentar Para Bintang Sepak Bola
Man City 1 Wolves 0: Kevin De Bruyne Mengikuti jJejak Lionel Messi dengan Gol Penting
Terlibat Pengaturan Skor Pertandingan, FIFA Degradasi Tim Sepak Bola Vietnam
Piala Sudirman 2025: Indonesia Siapkan Strategi Baru Hadapi Kekuatan Penuh Korea
Imran Nahumarury: Saya Tantang Pemain untuk Menciptakan Sejarah Mengalahkan Persib di Kie Raha