SportlinkNews - Antonio Conte menegaskan ia akan senang dengan hasil 0-0 melawan Cagliari. Tapi, sangat gembira dengan gol kemenangan Napoli di menit-menit akhir, juga menyambut Rasmus Hojlund dan Eljif Elmas ke dalam skuad.
Partenopei semakin frustrasi dalam pertandingan pertama mereka musim ini di Stadio Diego Armando Maradona, gagal menembus pertahanan tangguh Sardinia dan mantan kiper mereka, Elia Caprile.
Namun, di menit ke-95, Andre Frank Zambo Anguissa menyambar assist Alessandro Buongiorno untuk membawa mereka meraih tiga poin. Apa pendapat Conte di pinggir lapangan?
“Akhirnya!” ujarnya kepada DAZN Italia.
Baca Juga: Momen Krusial Hojlund saat Napoli Menerima Persyaratan Manchester United
Kalian semua lihat apa yang terjadi, itu adalah permainan tipikal di mana kita menghadapi risiko kekalahan yang sangat besar. Saya bahkan akan senang dengan skor 0-0, karena kami bermain sebagai tim yang solid, dengan kesabaran, berusaha menemukan jalan keluar.
"Rasanya seperti gol itu kutukan, sementara Cagliari bermain sangat, sangat intens, saya tidak menyangka mereka akan bertahan seperti ini. Kami tidak membiarkan mereka melakukan serangan balik, yang merupakan hal terpenting, karena ketika Anda mendominasi seperti itu, Anda menghadapi risiko. Kami meningkatkan konsentrasi dan intensitas, kami percaya sampai akhir, dan dihadiahi gol kemenangan 20 detik menjelang akhir. Saya sangat senang."
Conte butuh opsi penyerang baru di Napoli
Mereka kesulitan mencetak gol dengan Lorenzo Lucca dan pemain timnas Italia U-21, Ambrosino, sebagai satu-satunya pilihan penyerang tengah mereka.
Baca Juga: Sempat Kecolongan Gol, Enzo Maresca: Chelsea Tunjukkan Permainan Brilian di Babak Kedua
Romelu Lukaku akan absen selama tiga hingga empat bulan setelah cedera paha serius, sehingga Hojlund akan menjalani tes medis besok.
Ia dipinjamkan dengan harga €6 juta dan wajib dibeli seharga €44 juta jika Napoli lolos ke Liga Champions.
“Ketika Anda menghadapi tim yang bertahan sangat dalam, dengan dua lini pemain, hal terbaik yang bisa dilakukan adalah mengoper bola dan membuka ruang bagi mereka,” ujar Conte.
Baca Juga: Evolusi Pelatihan Olahraga: Bagaimana Teknologi Mengubah Permainan
“Atau Anda bisa mengirim umpan silang dan mengisi kotak penalti. Kami melakukan kedua hal itu, tetapi tidak selalu siap untuk menyambut umpan silang dari Spinazzola dan Politano.
Artikel Terkait
Akhiri Kejuaraan Dunia di Posisi 19, Timnas Voli Putra U21 Indonesia Bungkam Thailand
Manchester United Raih Kemenangan Pertama Melalui Penalti Bruno Fernandes yang Menentukan
Tertangkap Kamera, Ruben Amorim Menutup Mata Saat Bruno Fernandes Eksekusi Penalti
Chelsea Taklukkan Fulham, Joao Pedro dan Enzo Fernandez Cetak Gol di Stamford Bridge
Kekacauan AC Milan dengan Absennya Musah, Kemungkinan Masuknya Rabiot Penolakan Akanji