SportlinkNews - Luciano Spalletti tidak menyembunyikan rasa frustrasinya setelah Juventus hanya meraih satu poin dari Fiorentina.
Ia menegaskan timnya harus meningkatkan level jika ingin tetap berada di jalur yang tepat untuk ambisi mereka musim ini.
Juve ditahan imbang 1-1 di Franchi, hasil yang memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka tetapi sekali lagi menyoroti masalah yang berulang dalam penguasaan bola dan pengambilan keputusan.
Baca Juga: Napoli 3-1 Atalanta: Hojlund Jadi Tumbal
Spalletti mengakui performa timnya tidak sesuai harapannya dari tim yang sedang berjuang untuk bersaing di kasta teratas Serie A.
"Kami terlalu mudah ditebak di babak pertama dan membuat terlalu banyak kesalahan teknis," ujarnya, dikutip dari IlBianconero.
“Itu adalah kesalahan yang tidak boleh kami toleransi karena level kami harus lebih tinggi. Pertandingan yang sulit melawan tim yang ingin bereaksi. Vanoli memberikan energi dan agresi kepada para pemainnya: kami mengenalnya dengan baik. Namun, kami telah dipilih untuk berbuat lebih banyak, dan kami benar-benar perlu meningkatkan level.”
Baca Juga: Bermain Olahraga Remaja Dikaitkan dengan Kesehatan Mental yang Lebih Baik pada Orang Dewasa
Pelatih Juventus Spalletti membela Vlahovic setelah hasil imbang melawan Fiorentina
Spalletti menegaskan ambisinya untuk Juventus tetap tidak berubah.
“Kami harus menjadikan perebutan Scudetto sebagai ambisi, itu berbeda dengan mengatakan kami sudah berada di sana. Saya yakin kami bisa memberikan lebih dari apa yang kami tunjukkan hari ini. Keheningan di ruang ganti menunjukkan bahwa para pemain juga tidak senang, dan saya suka itu. Sekarang kami perlu menunjukkan level sepak bola yang berbeda.”
Ia juga merasa tim kesulitan untuk memainkan Kenan Yildiz.
Baca Juga: Hasil Super League: Derby Jawa Timur Berakhir Imbang, Persebaya Berbagi Poin dengan Arema FC
“Kami terlalu jarang menemukan dia. Kami terlalu sering menguasai bola di perimeter pertahanan, ketika kami perlu melewatkan umpan dan bermain vertikal. Yildiz lebih ke tengah di awal, lalu bergerak ke kiri, tetapi kami harus lebih banyak melibatkannya.”
Artikel Terkait
PSSI Sambut Penunjukan Indonesia untuk FIFA Series 2026, Erick Thohir Angkat Bicara
Newcastle 2-1 Man City: Berakhir Alot, Joelinton Diseret dari Donnarumma dan Guardiola Berdebat dengan Juru Kamera
Comeback Sempurna Barcelona ke Camp Nou Lengserkan Real Madrid
Fiorentina 1-1 Juventus, Vanoli Sebut Jalan Menuju Keselamatan
Liverpool 0 Nottingham Forest 3: The Reds Keok Lagi di Anfield