SportlinkNews - Statistik menunjukkan kekuatan yang mengkhawatirkan di satu sisi dan kelemahan di sisi lain. Bola mati bisa menjadi penentu bagi Milan dan Inter dalam Derby della Madonnina.
Pertandingan Inter dan Milan akan berlangsung di San Siro pada Minggu 8 Maret 2026 atau Senin dini hari WIB.
Ini adalah pertarungan perebutan Scudetto sekaligus rivalitas lokal yang sengit, karena Inter berada di puncak klasemen Serie A dan Milan tertinggal di posisi kedua, dengan selisih 10 poin.
Baca Juga: Dua Gol Nicolas Gonzalez Bawa Atletico Madrid Taklukkan Real Sociedad 3-2
Hal itu sendiri cukup luar biasa, mengingat Rossoneri telah mengumpulkan 57 poin setelah 27 putaran, jumlah yang sama persis dengan yang mereka miliki pada tahap ini di musim 2021-22 dalam perjalanan meraih gelar juara.
Saat itu, jumlah tersebut cukup untuk menempatkan mereka di puncak klasemen bersama Napoli, unggul dua poin dari Inter, tetapi sekarang mereka terpuruk di posisi kedua.
Kelemahan Milan adalah Kekuatan Inter
Melihat statistik, muncul pola yang membuat gol dari situasi bola mati menjadi kemungkinan yang sangat besar dalam pertandingan besar ini.
Baca Juga: Juventus Pesta Empat Gol ke Gawang Pisa, Naik ke Peringkat Enam Serie A
Itu karena Inter mencetak 21 gol Serie A musim ini dari bola mati, termasuk 15 gol dari tendangan sudut saja.
Hanya Arsenal yang lebih efektif dari situasi ini di lima liga top Eropa musim ini.
Di sisi lain, kekuatan Inter juga merupakan kelemahan terbesar Milan, karena tim Max Allegri telah kebobolan 50 persen dari semua gol mereka dari bola mati.
Baca Juga: Bukan Selalu Flu, Alasan Medis di Balik Fenomena Hidung Mampet Sebelah
Timnya kebobolan 20 gol dalam 27 pertandingan, 10 di antaranya dari situasi bola mati, lima di antaranya dari tendangan sudut.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Jadwal Pertandingan Serie A Pekan ke-28 Ada Duel Seru AC Milan vs Inter Milan
Milan Vs Inter: Lima Alur Cerita Utama Derby Milan Saat Harapan Meraih Gelar Memasuki Kesempatan Terakhir
Barcelona Menang Tipis atas Athletic, Gol Yamal Jaga Jarak di Puncak La Liga
Spalletti Kirim Pesan Transfer ke Juventus untuk David: Yildiz Lebih Baik dengan Penyerang Tengah
Dituntut 10,5 Tahun Penjara, Striker La Liga Bereaksi Terhadap Tuduhan Pelecehan Seksual
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Malaysia Terkait Pemain Naturalisasi