SportlinkNews - Cesc Fabregas diliputi emosi setelah kemenangan Como atas Roma. Ia memberikan sindiran yang tajam namun terukur kepada Gian Piero Gasperini karena gagal berjabat tangan dengannya saat peluit akhir dibunyikan.
Pelatih kepala Como itu sangat memuji para pemainnya, yang menurutnya menunjukkan identitas dan karakter yang telah ia bangun sejak mengambil alih kepemimpinan.
“Itu adalah pertandingan yang indah dan saya menikmati setiap momennya,” katanya, dengan kutipan dari TuttoMercatoWeb.
Baca Juga: Berguinho dan Frans Putros Bertekad Membawa Persib Menang Lawan Borneo FC di Segiri
Como berhasil menaklukkan Roma 2-1 pada pekan 29 Serie A di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Senin 16 Maret 2026 dini hari WIB.
Roma unggul lebih dulu saat laga baru berjalan 7 menit lewat gol penalti Donyell Malen. Dia melesakkan bola ke sudut kiri bawah gawang, sedangkan kiper melompat ke arah yang salah.
“Anda bisa mengatakan kemenangan itu epik, tetapi itu membutuhkan pengorbanan besar. Itu adalah pertandingan yang sangat intens dan sejak menit pertama kami selalu mencari permainan kami sendiri. Itu memberikan pujian yang sangat besar kepada skuad ini.”
Como baru bisa membalas pada babak kedua lewat Anastasios Douvikas yang menyambut operan akurat dari Alex Valle. Dia mengubah skor menjadi 1-1.
Pada menit 79, Como membalikan keadaan menjadi 2-1 setelah Diego Carlos mengukir namanya di papan skor.
Fabregas juga menjelaskan dengan jelas apa yang mendasari musim luar biasa Como.
“Saat membangun skuad, Anda menerapkan sebuah ide, Anda mempelajari pemain Anda dengan cermat, karakter mereka, identitas mereka," ujar Fabregas.
Baca Juga: Ingin Otak Makin Cerdas? Kuncinya Ada pada Kebugaran Fisik
"Belajar menangani hasil dan permainan dengan cara tertentu adalah soal keteguhan, keberanian, dan kepercayaan. Itu membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk dikembangkan, bukan berminggu-minggu. Pertandingan seperti ini menunjukkan bahwa itu menjadi alami, bukan dipaksakan.”
Artikel Terkait
Napoli 2-1 Lecce: Alisson & Hojlund Bereaksi atas Kemenangan Comeback
Dampak Konflik AS-Iran, MotoGP Qatar Resmi Diundur ke November
Butuh Keajaiban Manchester City Juara Liga Primer
Soal Regulasi Balap F1 2026, Max Verstappen: Itu Bukan yang Disukai Penggemar F1 Sejati
Hasil Super League: Borneo FC Berbagi Poin dengan Persib di Segiri, Penalti Peralta Jadi Penyelamat
Barcelona Merayakan Hari Pemilihan dengan Penampilan Lima Bintang dalam Kemenangan atas Sevilla