Mengubah Metabolisme Atlet Sepeda Lewat Jus Bit dan Suplemen

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Minggu, 26 April 2026 | 00:00 WIB
Pembalap sepeda putra Jawa Timur Muhammad Syelhan Nurrahmat berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 3 jam 9 menit 38 detik. (ANTARA FOTO/Makna Zaezar/rwa)
Pembalap sepeda putra Jawa Timur Muhammad Syelhan Nurrahmat berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 3 jam 9 menit 38 detik. (ANTARA FOTO/Makna Zaezar/rwa)

Suplemen dengan bukti kuat dalam dunia balap sepeda meliputi beta-alanin, kafein, karbohidrat, kreatin monohidrat, nitrat diet, elektrolit, gliserol, dan natrium bikarbonat. Jika digunakan secara tepat, zat-zat ini didukung oleh bukti berkualitas tinggi yang mampu memberikan manfaat performa yang sangat signifikan.

Baca Juga: Timnas Hoki Putri Indonesia Pastikan Tiket ke Asian Games 2026

Personalisasi program suplemen menjadi kunci utama, di mana strategi harus disesuaikan dengan karakteristik atlet serta kondisi lingkungan seperti panas atau ketinggian. Pengujian fisiologis seperti VO2max, ambang laktat, dan status mikronutrien dapat membantu memandu pemilihan serta waktu yang tepat dalam mengonsumsi suplemen tersebut.

Pertimbangan kesehatan, keamanan, dan aturan anti-doping harus diterapkan secara ketat demi keselamatan atlet dan integritas olahraga. Para peneliti menegaskan bahwa hanya suplemen yang telah diuji pada populasi pembalap sepeda dan diperiksa oleh program pihak ketiga independen yang boleh digunakan.

Peneliti memperingatkan bahwa atlet harus tetap waspada di bawah prinsip kewajiban ketat Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Prinsip ini menempatkan tanggung jawab penuh atas semua zat yang ditemukan dalam sistem tubuh sepenuhnya kepada sang atlet sendiri.

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Medical Xpress

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berjalan Kaki Bisa Menyebabkan Gula Darah Naik?

Sabtu, 8 Februari 2025 | 13:09 WIB
X