Atlet lari juga dapat mempertimbangkan susu rendah lemak atau protein shake untuk asupan cepat setelah latihan.
3. Lemak Sehat: Cadangan Energi Tambahan
Lemak sehat berperan sebagai cadangan energi tambahan, terutama untuk lari jarak jauh.
Baca Juga: Marcus Rashford Jomblo Lagi, Resmi Ditinggal Pacar
Pilih lemak sehat dari alpukat, kacang-kacangan, ikan berlemak (seperti salmon), dan minyak zaitun.
Hindari lemak jenuh dan trans yang umumnya ditemukan pada makanan cepat saji.
4. Vitamin dan Mineral: Mendukung Kesehatan Tubuh
Baca Juga: Bukayo Saka Pakai Kruk, Suporter Arsenal Teriak Mimpi Buruk
Vitamin dan mineral membantu tubuh tetap fit dan mengurangi risiko cedera.
- Kalsium: Penting untuk kesehatan tulang. Dapat ditemukan dalam susu, keju, dan sayuran hijau seperti bayam.
- Magnesium: Membantu mencegah kram otot. Sumbernya meliputi kacang almond, pisang, dan biji-bijian.
- Vitamin C dan E: Berperan sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas. Buah-buahan seperti jeruk, kiwi, dan stroberi merupakan sumber vitamin C, sedangkan kacang-kacangan dan minyak nabati kaya akan vitamin E.
5. Cairan: Jangan Abaikan Hidrasi
Baca Juga: Nike Zoom Vomero 5 Sudah Siap Jadi Pilihan Liburan Pantai
Air adalah komponen penting yang sering terlupakan. Dehidrasi dapat menurunkan performa secara signifikan.
Atlet lari disarankan minum air putih secara rutin sepanjang hari, termasuk sebelum, selama, dan setelah latihan.
Untuk aktivitas berat atau jarak jauh, minuman isotonik yang mengandung elektrolit dapat membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang.
Baca Juga: Kalah Lagi, Tyson Fury Marah Besar: Ini Keputusan Gila
Tips Tambahan
- Hindari makan terlalu dekat dengan waktu lari untuk mencegah gangguan pencernaan. Beri jeda sekitar 2-3 jam setelah makan besar sebelum mulai berlari.
- Perhatikan asupan camilan sehat seperti buah-buahan segar atau yogurt sebelum dan sesudah lari untuk menjaga energi tetap stabil.
Kesimpulan
Baca Juga: Apakah Sport Science Menjadi Dasar Latihan Maraton?
Kombinasi karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, mineral, dan cairan adalah kunci untuk mendukung aktivitas lari.
Dengan pola makan yang seimbang dan terencana, Anda tidak hanya meningkatkan performa lari tetapi juga menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.***
Artikel Terkait
Marco Baroni: Lazio Perlu Mengisi Ulang Baterai
Aston Villa 2 Manchester City 1: Guardiola Dilanda Krisis, Sang Juara Hanya Menang Sekali dari 12 Pertandingan
Barcelona 1-2 Atletico Madrid: Penantian 18 Tahun Berakhir, Atleti Bertakhta di La Liga
Atletico Kudeta Barcelona, Diego Simeone Bertarung seperti Monster
Oleksandr Usyk Pertahankan 3 Sabuk Juara, Karier Tyson Fury di Ujung Tanduk