Rahasia Nutrisi Atlet Lari untuk Energi dan Ketahanan Tubuh

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Minggu, 22 Desember 2024 | 22:00 WIB
Atlet lari ternyata memiliki rahasia nutrisi yang bisa untuk menambah energi dan ketahanan tubuh agar tetap kuat. (Pexels.com/RUN 4 FFWPU)
Atlet lari ternyata memiliki rahasia nutrisi yang bisa untuk menambah energi dan ketahanan tubuh agar tetap kuat. (Pexels.com/RUN 4 FFWPU)

Atlet lari juga dapat mempertimbangkan susu rendah lemak atau protein shake untuk asupan cepat setelah latihan.

3. Lemak Sehat: Cadangan Energi Tambahan

Lemak sehat berperan sebagai cadangan energi tambahan, terutama untuk lari jarak jauh.

Baca Juga: Marcus Rashford Jomblo Lagi, Resmi Ditinggal Pacar

Pilih lemak sehat dari alpukat, kacang-kacangan, ikan berlemak (seperti salmon), dan minyak zaitun.

Hindari lemak jenuh dan trans yang umumnya ditemukan pada makanan cepat saji.

4. Vitamin dan Mineral: Mendukung Kesehatan Tubuh

Baca Juga: Bukayo Saka Pakai Kruk, Suporter Arsenal Teriak Mimpi Buruk

Vitamin dan mineral membantu tubuh tetap fit dan mengurangi risiko cedera.

  • Kalsium: Penting untuk kesehatan tulang. Dapat ditemukan dalam susu, keju, dan sayuran hijau seperti bayam.
  • Magnesium: Membantu mencegah kram otot. Sumbernya meliputi kacang almond, pisang, dan biji-bijian.
  • Vitamin C dan E: Berperan sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas. Buah-buahan seperti jeruk, kiwi, dan stroberi merupakan sumber vitamin C, sedangkan kacang-kacangan dan minyak nabati kaya akan vitamin E.

5. Cairan: Jangan Abaikan Hidrasi

Baca Juga: Nike Zoom Vomero 5 Sudah Siap Jadi Pilihan Liburan Pantai

Air adalah komponen penting yang sering terlupakan. Dehidrasi dapat menurunkan performa secara signifikan.

Atlet lari disarankan minum air putih secara rutin sepanjang hari, termasuk sebelum, selama, dan setelah latihan.

Untuk aktivitas berat atau jarak jauh, minuman isotonik yang mengandung elektrolit dapat membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang.

Baca Juga: Kalah Lagi, Tyson Fury Marah Besar: Ini Keputusan Gila

Tips Tambahan

  • Hindari makan terlalu dekat dengan waktu lari untuk mencegah gangguan pencernaan. Beri jeda sekitar 2-3 jam setelah makan besar sebelum mulai berlari.
  • Perhatikan asupan camilan sehat seperti buah-buahan segar atau yogurt sebelum dan sesudah lari untuk menjaga energi tetap stabil.

Kesimpulan

Baca Juga: Apakah Sport Science Menjadi Dasar Latihan Maraton?

Kombinasi karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, mineral, dan cairan adalah kunci untuk mendukung aktivitas lari.

Dengan pola makan yang seimbang dan terencana, Anda tidak hanya meningkatkan performa lari tetapi juga menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.***

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: WebMD, healthline, Mayo Clinic

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berjalan Kaki Bisa Menyebabkan Gula Darah Naik?

Sabtu, 8 Februari 2025 | 13:09 WIB
X