Manajemen tidur yang baik selama Ramadan bukan hanya soal istirahat, tapi juga soal menjaga performa tubuh dan keseimbangan mental.
Tidur tidak hanya membuat tubuh segar, tapi juga membantu sel-sel tubuh beregenerasi dengan optimal.
Menurut rangkuman Science of Sleep oleh FatigueScience, kualitas dan kuantitas tidur berperan besar dalam perkembangan kemampuan atlet dan bahkan bisa memengaruhi hasil pertandingan.
Baca Juga: Hodak Waspadai Madura United, Persib Incar Rekor Sempurna di GBLA
Lima aspek penting yang dipengaruhi tidur seorang atlet:
-
Meminimalkan risiko cedera
-
Meningkatkan akurasi dan kecepatan
-
Menjaga waktu reaksi tetap prima
-
Mendukung pengambilan keputusan tepat
-
Menunjang kelangsungan karier profesional
Dengan tidur yang cukup dan berkualitas, performa di lapangan bisa meningkat signifikan.