Bahkan dengan keunggulan tipis 10-8 di set pertama, Kim Yeon-kyung mencetak poin dengan pukulan kuat langsung dan pukulan diagonal beruntun, dan membendung serangan balik Mega setelah melakukan direct kill pada kedudukan 20-16.
Kim Yeon-kyung memimpin kemenangan dengan mencetak 7 poin di set pertama saja, termasuk touchout pada set point 24-21 untuk mencetak poin terakhir.
Di set kedua, saat spike Megawati sedang membara, Pink Spiders menunjukkan stamina yang kuat dan memenangkan pertarungan deuce.
Baca Juga: Kevin De Bruyne Berpotensi Gabung Klub Divisi 2 Arab Saudi, Ini Faktanya
Pink Spiders melanjutkan reli deuce setelah pukulan langsung Kim Yeon-kyung membuat skor menjadi deuce pada kedudukan 23-24.
Kim Yeon-kyung sekali lagi tampil sebagai pemecah masalah bagi Heungkuk Life Insurance di saat kritis.
Kim Yeon-kyung berhasil mencetak angka dengan menyambung bola yang datang dengan susah payah dengan pukulan diagonal pada kedudukan 34-34, dan kemudian langsung mengakhiri reli dengan memukulnya ke tempat kosong di lapangan lawan dengan pukulan beruntun menggunakan tangan kirinya.
Pink Spiders mencatat 36 poin, skor tertinggi untuk satu tim dalam satu set pascamusim.
Baca Juga: Gelar Latihan Intensif, Persebaya Bertekad Tundukkan Persija di Pekan ke-28 Liga 1
Megawati milik Jeong Kwan-jang Red Sparks juga mencetak 16 poin, skor tertinggi untuk satu set pascamusim dalam sejarah, tetapi kalah.
Pink Spiders kalah pada set ketiga, yang merupakan pertandingan ketat, 22-25, sehingga skor set tersebut turun menjadi 2-1.
Red Sparks, yang telah mendapatkan momentum, memimpin pada set keempat dengan penampilan Ssangpo Megawati dan vanya Bukilic.
Baca Juga: Berapa Banyak Air yang Harus Kita Minum Setiap Hari? Ini Penjelasannya
Kemudian, pada set point 24-19, serangan langsung Bukilic membawa skor set menjadi 2-2, membawa pertandingan kembali ke titik awal.
Momentum Red Sparks tidak memudar bahkan di set ke-5 terakhir.
Artikel Terkait
UEFA Selidiki Pemain Bintang Real Madrid, Rudiger Bisa Jadi Mimpi Buruk di Belakang
Naturalisasi Massal Pemain Eropa seperti Indonesia, PSSI Malaysia Dikuliti Parkar Habis-habisan
Cesc Fabregas: Hanya 25 Persen yang Ada Dalam Proyek Como
Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Tantang Korea Selatan
Piala Asia U-17: Indonesia Tantang Korea, Mampukah Garuda Muda Pecah Rekor Buruk?
Persija Kehilangan Gustavo Almeida dan Maciej Gajos Menghadapi Madura United FC