SportlinkNews - Seiring berakhirnya bursa agen bebas (FA) untuk divisi wanita V-League, aspek yang paling menonjol adalah penampilan yang kontras dari Heungkuk Life Insurance Pink Spiders dan Jeong Kwan-jang Red Sparks, yang berkompetisi di kejuaraan musim 2024-2025.
Pink Spiders, yang memenangkan tempat pertama di liga reguler dan kemudian memenangkan kejuaraan, juga menunjukkan statusnya sebagai 'kekuatan absolut' di bursa FA.
Meskipun mengalami kehilangan kekuatan yang signifikan karena pensiunnya Kim Yeon-gyeong, mereka merekrut blocker tengah (tengah) Lee Da-hyeon.
Baca Juga: Hasil Final Four Proliga 2025: Megawati Cuma Nonton, Petrokimia Gresik Dihantam Popsivo Polwan
Ia dianggap sebagai ikan terbesar di FA, dan mempertahankan semua FA internalnya, termasuk penentu tim pemenang Lee Go-eun dan Kim Da-sol, libero Shin Yeon-gyeong, dan spiker berlawanan (kanan) Moon Ji-yoon.
Di sisi lain, Red Sparks berada dalam situasi yang sulit. Red Sparks bertarung sengit dengan Pink Spiders di gim ke-5 kejuaraan, 5 set, tetapi kehilangan semua penyerang utamanya.
Senjata utama asing Vanya Bukilic kembali ke Eropa, dan kuota Asia Megawati Hangestri, yang secara pribadi dipuji oleh pelatih Ko Hee-jin sebagai pemain terhebat, kembali ke Indonesia.
Baca Juga: Sepak Bola Malaysia Hadapi Krisis Besar, Klub Terancam Bangkrut
Red Sparks kehilangan semua senjata ganda mereka, dan gagal mempertahankan penyerang luar veteran (kiri) Pyo Seung-ju, yang dilepas sebagai agen bebas.
Mereka bahkan mengejar tanda tangan dan transaksi, tetapi kondisi yang memuaskan semua orang tidak ditemukan. Pyo Seung-ju, yang diumumkan sebagai satu-satunya agen bebas yang tidak ditandatangani, dan memutuskan untuk pensiun.
Ketiganya memainkan peran besar di musim panas Red Sparks. Secara khusus, Megawati, meskipun menjadi kuota Asia, menunjukkan kinerja yang lebih dari sekadar senjata utama asing.
Baca Juga: Mohamed Salah Berkomentar Nakal Usai Liverpool Juara Liga Primer
Ia memperkuat tim dengan menempati peringkat pertama dalam serangan keseluruhan (tingkat keberhasilan 48,06%) dan ketiga dalam perolehan skor (802 poin).
Bukilic juga menunjukkan kekuatannya dengan menempati peringkat keempat dalam serangan (tingkat keberhasilan 40,90%) dan kelima dalam perolehan skor (638 poin).
Artikel Terkait
Akui Beban Berat di Timnas Indonesia, Ole Romeny Siap Jawab Tekanan dengan Gol
Wasit dan VAR Jelaskan Keputusan Penalti Milan dan Kartu Merah Yildiz
Waduh, Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Dijewer Tijjani Reijnders, Netizen Angkat Komentar
Resmi! Liverpool Juara Liga Primer Inggris, Menyamai Rekor Manchester United
Conor Benn Masih Penasaran Ingin Balas Dendam, Arab Saudi Fasilitasi Duel Ulang dengan Chris Eubank