Pyo Seung-ju juga memanaskan lapangan dengan permainan seperti Altoran setiap kali tim dalam kesulitan, berdasarkan pengalamannya yang kaya.
Namun, itu hanyalah masa lalu. Dengan hilangnya Mega dan Bukilic, pembangunan kembali yang besar tidak dapat dihindari.
Selain itu, penyerang luar Wipawi, yang dinominasikan sebagai kuota Asia baru, masih dalam pemulihan dari cedera ligamen krusiat.
Tidak jelas apakah ia akan bergabung dengan tim hingga awal musim 2025-2026. Meskipun pengalaman Wipawi di V-League itu merupakan beban yang cukup berat.
Baca Juga: Piala Sudirman 2025: Meski Beri Kemenangan, Rinov/Pitha Masih Belum Bisa Keluar dari Tekanan
Pertama, penting untuk memilih pemain terbaik pada uji coba pemain asing yang akan diadakan di Istanbul, Turki pada awal Mei.
Pertama-tama kita harus memutuskan apakah akan mencalonkan spiker lawan yang akan fokus pada penyerangan atau pemain dari posisi lain, seperti outside hitter, yang akan sulit dimainkan Wipawi untuk sementara waktu.
Tugas lainnya adalah mengisi kekosongan yang ditinggalkan Seung-ju Pyo, yang bahkan tidak bisa mendapatkan pemain kompensasi karena sudah pensiun.
Artikel Terkait
Akui Beban Berat di Timnas Indonesia, Ole Romeny Siap Jawab Tekanan dengan Gol
Wasit dan VAR Jelaskan Keputusan Penalti Milan dan Kartu Merah Yildiz
Waduh, Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Dijewer Tijjani Reijnders, Netizen Angkat Komentar
Resmi! Liverpool Juara Liga Primer Inggris, Menyamai Rekor Manchester United
Conor Benn Masih Penasaran Ingin Balas Dendam, Arab Saudi Fasilitasi Duel Ulang dengan Chris Eubank