SportlinkNews - Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII akan segera digelar di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2025 mendatang.
Mengusung tema "Kalah Menang Semua Senang", ajang dua tahunan ini menjanjikan perhelatan olahraga masyarakat yang inklusif, berbudaya, dan penuh semangat kebersamaan.
Ketua Panitia Penyelenggara, Ibnu Riza Pradipto, menjelaskan bahwa FORNAS kali ini akan melibatkan sebanyak 73 Induk Organisasi Olahraga Masyarakat (Inorga).
Mereka akan bertanding dalam 1.152 nomor pertandingan, serta 28 Inorga eksibisi dan 3 Inorga undangan khusus dari Gubernur NTB.
Baca Juga: Drama Dua Gol, Dortmund Libas Monterrey dan Siap Balas Dendam ke Madrid
Kini kurang lebih 12.000 orang dari 37 provinsi telah terdaftar sebagai peserta.
Nantinya, venue pertandingan FORNAS VIII akan tersebar di berbagai wilayah NTB, seperti Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Pulau Sumbawa, dan Bima.
"Nomor pertandingan akan dibagi dalam tiga kategori utama, yaitu olahraga kesehatan dan kebugaran, olahraga tradisional, serta olahraga ekstrem," katanya.
Pelaksanaan FORNAS VIII ini didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Baca Juga: Duduk di Depan Laptop Seharian, Ini 5 Latihan Terbaik untuk Meredkan Sendi Kaku
Dalam pesannya, Menpora berharap agar FORNAS bisa meningkat kualitasnya dari edisi-edisi sebelumnya dan menjadi multi-event olahraga masyarakat terbesar di dunia.
Dalam penyelenggaraan tahun ini, juga direncanakan kehadiran delegasi internasional seperti perwakilan dari TAFISA (The Association For International Sport for All).
Kehadiran mereka bagian dari upaya membawa gelaran Tafisa Games kembali ke Indonesia seperti pada 2016 lalu.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, yang mewakili Menpora, menyatakan bahwa FORNAS memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan nasional, memperkenalkan olahraga tradisional, sekaligus mendorong gaya hidup sehat.
Baca Juga: Dibuang Roma, Tammy Abraham Bangga Berkostum Besiktas Meski Bandrolnya Murah
"Ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, yaitu pembangunan di bidang kesehatan, olahraga, penguatan harmoni sosial, hingga keberlanjutan pengembangan industri olahraga dan pariwisata," ucap Taufik.
Rencananya, Presiden RI juga hadir langsung membuka acara pada 26 Juli 2025.
Komitmen
Dari sisi pendanaan, komitmen dukungan penuh ditunjukkan oleh pemerintah yang memberikan bantuan dana dari APBN dan APBD. Hal itu diutarakan Ketua Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (Inaspro), Ferry Kono.
Baca Juga: Naturalisasi Timnas Malaysia Sangat Mencurigakan, FIFA Mungkin Akan Membuka Penyelidikan
Meski di dukung oleh dana APBN dan APBD, tapi kata Ferry, menariknya, sekitar 80 persen Inorga hadir secara swadaya. Ini menurutnya mencerminkan tingginya komitmen komunitas olahraga masyarakat.
"Selain subsidi silang dari APBN untuk Inorga, APBD akan digunakan untuk operasional panitia pelaksana, termasuk penyediaan venue dan perangkat pertandingan. Kami juga mendorong kolaborasi ekonomi kreatif lewat penjualan merchandise resmi dan pameran UMKM produk olahraga dalam negeri," jelas Ferry.
Sebagai bentuk dukungan pada industri lokal, semua perlengkapan pertandingan dalam FORNAS VIII akan menggunakan produk dalam negeri.
Artikel Terkait
Kemenpora Luncurkan Logo Baru, Mencerminkan Semangat Pemuda, Olahraga, dan Kebangsaan
Kemenpora Melakukan Perubahan SOTK, Ada Dua Deputi Baru Di Kementerian
Kemenpora Gelar Seleksi Nasional Tiga Cabor Bermasalah untuk SEA Games 2025
Olahraga Padel Semakin Populer, Kemenpora Siapkan Standarisasi
Sinergi Baru LPDUK–KORMI Perkuat Ekosistem Industri Olahraga Masyarakat