SportlinkNews - Superstar Barcelona, Lamine Yamal, bikin heboh lagi. Kali ini dikaitkan dengan penyanyi terkenal Nicki Nicole.
Lamine Yamal, 18 tahun, telah menggemparkan dunia sepak bola setelah beberapa penampilan memukau meskipun baru bermain sebagai pemain profesional selama dua tahun.
Dan hal itu telah menghasilkan banyak publisitas bagi pemain sayap muda ini, yang telah meraih dua gelar LaLiga dan satu Copa del Rey bersama Barca serta Nations League bersama Spanyol.
Baca Juga: Mural Lamine Yamal di Barcelona Dirusak dengan Referensi Dwarfisme
Publik telah mengikuti sensasi remaja ini di luar lapangan, di mana ia juga menjadi berita utama.
Kali ini, jurnalis Spanyol, Javi de Hoyos—seperti dilansir Marca— mengklaim Yamal bermesraan dengan Nicole, 24 tahun, di sebuah disko pada 24 Juli.
De Hoyos mengklaim di TikTok bahwa keduanya berciuman di tempat tersebut di pantai dan pergi bersama pukul 4 pagi.
Reporter tersebut tidak memberikan bukti apa pun dan hanya merujuk pada sumber yang sepenuhnya ia percayai dan "tidak pernah mengecewakannya".
Baca Juga: David Beckham di Antara Dua Wanita, Mantan Selingkuhannya Sebut Bintang Inggris Itu Pengecut
Nicole, yang bernama asli Nicole Denise Cucco, adalah seorang rapper, penyanyi, dan penulis lagu asal Argentina.
Wanita kelahiran Rosario ini meraih popularitas di Spanyol berkat singel-singelnya seperti Wapo Traketero, Colocao, Mamichula, Mala Vida, dan Marisola.
Peristiwa yang diduga terjadi beberapa hari setelah pesta ulang tahun Yamal yang kontroversial bulan lalu.
Pemain depan ini menghadapi penyelidikan pemerintah setelah ia diduga menyewa orang-orang dengan dwarfisme untuk tampil.
Baca Juga: POBSI Lampung Bakal Seleksi Atlet Aileex Open 9 Ball
Artikel Terkait
Lamine Yamal Bereaksi setelah Mencetak Gol Pertamanya Pakai Kaus Nomor 10 Barcelona
Ronaldo Ingin Al-Nassr Rekrut Greenwood, Manchester United Diuntungkan
Megawati Salah Langkah ke Liga Turki, Cuma Dimanfaatkan Manisa BBSK
Bukan Desain Seragam Genoa yang Menarik Perhatian, tapi Tato Kecil di Sudut
Apa yang Diinginkan Torino dari Penjualan Coco dan Mengapa Sassuolo Jadi Ancaman bagi Jay Idzes