Rekaman telah beredar di media sosial, yang mengklaim menunjukkan beberapa orang bertubuh kecil meninggalkan pesta ulang tahun bertema mafia milik bintang Barcelona tersebut.
Hal ini memicu kekhawatiran di dalam pemerintahan Spanyol tentang kemungkinan eksploitasi yang disebutkan di atas dalam acara mewah tersebut.
Hal ini memicu kemarahan di kalangan ADEE - Asosiasi Spanyol untuk Penyandang Akondroplasia dan Displasia Skeletal Lainnya - yang mengancam akan mengambil tindakan hukum terhadap pemain internasional Spanyol tersebut.
Baca Juga: Cara Membantu Perenang Memenangkan Perlombaan
Direktur Jenderal Disabilitas Spanyol, Jesus Martin, telah meminta para menteri untuk menyetujui penyelidikan pemerintah terhadap pesta yang dihadiri lebih dari 200 tamu tersebut.
Dan Yamal menghadapi denda hingga £867.000 (Rp 16 miliar) setelah pesta kontroversial tersebut.
Hukum Spanyol melarang pemaparan publik atau kritik terhadap seseorang karena disabilitasnya.
Baca Juga: Tanggapi Surat Kabar Korea, Pelatih Kim Sang-sik Ungkap Rahasia Istimewa Timnas U23 Vietnam Juara
Artikel Terkait
Lamine Yamal Bereaksi setelah Mencetak Gol Pertamanya Pakai Kaus Nomor 10 Barcelona
Ronaldo Ingin Al-Nassr Rekrut Greenwood, Manchester United Diuntungkan
Megawati Salah Langkah ke Liga Turki, Cuma Dimanfaatkan Manisa BBSK
Bukan Desain Seragam Genoa yang Menarik Perhatian, tapi Tato Kecil di Sudut
Apa yang Diinginkan Torino dari Penjualan Coco dan Mengapa Sassuolo Jadi Ancaman bagi Jay Idzes