Hal ini dinilai sebagai langkah integratif antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif daerah.
“Saya berharap pencak silat dapat memberi dampak nyata. Tidak hanya dalam konteks pelatihan, tapi juga sebagai daya tarik yang mendatangkan devisa dan membuka lapangan kerja,” jelasnya.
KISC 2025 juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang menuju Indonesia Bugar 2045 dan mendukung program Pencak Silat Road to Olympic, yang bertujuan membawa pencak silat tampil di panggung olahraga dunia.
Artikel Terkait
Kunjungi Pelatnas PBSI, Wamenpora: Jangan Cepat Puas, Masih Banyak Kejuaraan Lain yang Harus Dilalui
Ketum KONI Pusat Sampaikan Cara Jitu Membawa Pencak Silat ke Pentas Dunia Olimpiade
Kemenpora International Pencak Silat Championship 2025 Diikuti 1.500 Atlet Dalam dan Luar Negeri
Iie Sumirat Wafat, Wamenpora Taufik Hidayat Merasa Sangat Kehilangan Sosok yang Penuh Dedikasi