Jack memulai larinya pada 1 September 2025 dan memilih India untuk tantangan ini setelah mengunjungi negara itu tak lama setelah diagnosisnya, dalam perjalanan keliling dunia selama setahun.
Ia melanjutkan: "Saya pikir selama bulan-bulan itu saya mengalami sedikit transformasi spiritual, fisik, dan emosional. India adalah awal baru bagi saya tentang siapa saya nantinya setelah diagnosis saya."
"Saya belajar banyak hal – meditasi, latihan pernapasan, yoga, dan hal-hal yang telah menjadi komponen inti dalam cara saya menjalani hidup."
Baca Juga: Pemain Irak Amir Al Ammari: Kami Harus Fokus Pada Indonesia yang Merupakan Pertandingan Kunci
"Itu membantu menumbuhkan rasa syukur bahwa meskipun saya sedang mengalami sesuatu yang sangat tidak pasti, saya masih bisa kembali bersyukur atas apa yang saya miliki."
Jadwal hariannya di India biasanya dimulai sekitar pukul 5 pagi, menempuh jarak 35 km hingga menjelang siang.
Pada sore dan malam hari ia menyelesaikan setidaknya 15 km lagi, sambil membawa cukup makanan dan cairan untuk mengatur jarak tempuh.
Baca Juga: Mantan Pemain Liverpool Martin Kelly Umumkan Pensiun dari Sepak Bola
Jack mengakui ia langsung terpukul oleh betapa beratnya tugas yang dihadapinya di hari-hari pertamanya.
Namun, sebuah surat khusus yang ditulis oleh pelatih kepala Liverpool, Arne Slot, membangkitkan semangat dan membantunya melangkah ke dunia yang belum diketahui.
Salah satu kru pendukung yang membantu perjuangan Jack adalah mantan pelatih performa fisik Liverpool, Jordan Fairclough, yang telah mendampinginya sejak awal perjalanan.
Baca Juga: Nike Rilis Koleksi Max Voltage Pack, Perpaduan Inovasi dan Energi untuk Musim Dingin
Ia juga menerima dukungan dari ahli gizi, Clare Farell, terapis pijat, Michelle Wall, dan mantan fisioterapis, Steve Lilley, selama masa latihannya.
Petualangan Jack di India tidak selamanya mulus. Jack pernah harus berjalan pincang sepanjang hari, meski pada hari-hari berikutnya dia bisa berlari mulus tanpa masalah.
Jack menempuh jarak 50 km per hari dengan segala cara yang diperlukan, dan dibantu dengan tongkat jalan, strapping, dan tablet antiinflamasi jika diperlukan.
Artikel Terkait
Fakta dan Data GP Emilia Romagna: Nomor 8 Bikin Fans Berat Ferrari Terharu
Lagu Khusus Fans Liverpool Jadi Kenangan Terakhir untuk Diogo Jota
Jangan Mengaku Fans Berat Arsenal Kalau Tidak Kenal dengan Rekrutan Baru The Gunners Noni Madueke, Ini Faktanya
Meski Tanpa Podium GP Italia di Monza, Fans Ferrari Bikin Lewis Hamilton dan Charles Leclerc Tersenyum Lebar