Pendayung Inggris, Kurts Adams Rozentals, membuka akun OnlyFans pada awal tahun 2025 dan menghasilkan lebih banyak uang daripada tahun sebelumnya.
Namun, ia dilarang berkompetisi selama dua tahun karena membagikan konten seksual eksplisit, yang menghancurkan mimpinya untuk berkompetisi di Olimpiade 2028.
Sementara itu, atlet lompat galah Kanada, Alysha Newman, juga menarik perhatian ketika akun pribadinya menjadi viral setelah memenangkan medali perunggu di Paris 2024. Selebrasi kontroversialnya di arena kompetisi semakin menyebarkan ketenarannya.
Baca Juga: Rahasia Lari Lebih Efisien: Kekuatan Betis Jadi Kunci Performa
Di Tokyo 2020, tempat tidur kardus dilaporkan dirancang untuk mengurangi aktivitas yang tidak diinginkan – meskipun penyelenggara tetap menyediakan lebih dari 160.000 kondom untuk acara tersebut.
Seorang atlet bercanda menulis di media sosial: "Mungkin saya harus berlatih tidur di lantai, kalau-kalau tempat tidurnya roboh."
Meskipun Olimpiade adalah puncak prestasi olahraga, sejarah menunjukkan bahwa di balik kejayaan medali, selalu ada dunia lain – dunia di mana emosi, godaan, dan tekanan saling terkait.
Dan dengan ribuan atlet muda dan sehat yang berbagi "desa global," kisah-kisah di balik layar kemungkinan akan terus diceritakan.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Jelas dalam Selebrasinya saat Cetak Gol di Laga Pertama Al-Nassr
Kontroversi Inter Vs Juventus: Pakar Perwasitan Melihat Kesalahan Serius pada Kartu Merah Kalulu
Begini Cara Bellingham Nikmati Hari Valentine Bersama Pacar
Real Madrid Bakal Cuci Gudang, Datangkan Lima Pemain baru
Chelsea Hancurkan Hull dengan Hattrick Luar Biasa dari Pedro Neto