Program Unggulan Kemenpora 2026, dari Youth Camp hingga Dana Pensiun

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 25 Februari 2026 | 17:49 WIB
Menpora Erick Thohir saat memaparkan program kerja prioritas Kemenpora 2026 di Jakarta, 24 Februari 2026. Dualisme cabor menjadi salah satu yang dibahas.  (KEMENPORA)
Menpora Erick Thohir saat memaparkan program kerja prioritas Kemenpora 2026 di Jakarta, 24 Februari 2026. Dualisme cabor menjadi salah satu yang dibahas. (KEMENPORA)

SportlinkNews - Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, memanfaatkan momentum silaturahmi bersama media pada Selasa, 24 Februari malam untuk memaparkan arah kebijakan dan program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tahun 2026.

Sejumlah inisiatif disiapkan, mulai dari penguatan kepemudaan hingga peningkatan kesejahteraan atlet. Dalam pemaparannya, Erick menjelaskan bahwa program 2026 dirancang menyentuh berbagai lini.

Tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi di ajang Olimpiade, Asian Games, dan SEA Games, tetapi juga menitikberatkan pembinaan usia dini, pemasyarakatan olahraga, serta dukungan berkelanjutan bagi atlet, termasuk rencana dana pensiun.

Baca Juga: Newcastle United 3-2 Qarabag: The Magpies Melenggang dengan Agregat Mutlak

Di sektor kepemudaan, Kemenpora akan meluncurkan Youth Camp yang mengintegrasikan berbagai program kepemudaan dalam satu wadah dan dijalankan bersama pemerintah daerah.

Selain itu, Indonesia Youth Summits dijadwalkan bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai ruang kolaborasi dan pertukaran gagasan generasi muda.

Untuk memperluas partisipasi, Kemenpora juga menyiapkan kompetisi debat dan pidato tingkat nasional. Program ini diharapkan menjadi kanal bagi anak muda untuk menyampaikan ide dan aspirasi demi kemajuan bangsa.

Baca Juga: Inter Milan 1-2 Bodo/Glimt: Nerazzurri Tersingkir dari Liga Champions

"Kita ingin program kepemudaan benar-benar relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini," ujar Erick.

Di bidang olahraga, selain target prestasi internasional, perhatian diarahkan pada aspek keberlanjutan karier atlet.

Salah satunya melalui penggodokan skema dana pensiun atlet yang saat ini masih dalam tahap perumusan agar memiliki mekanisme yang tepat dan akuntabel.

Baca Juga: Pedri Akui Sulit Kejar Kecepatan Kylian Mbappe dan Vinicius Jr

Kemenpora juga memperkuat sinergi lintas kementerian. Bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian UMKM, telah disepakati Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengelolaan aset olahraga di daerah.

SKB tersebut akan ditindaklanjuti melalui pembentukan satuan tugas. Sementara dengan Kementerian Pariwisata, Kemenpora mendapat sembilan penugasan kolaboratif guna mendorong pengembangan sport tourism.

Adapun kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah difokuskan pada implementasi 21 cabang olahraga prioritas dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Baca Juga: Menang Telak, Munster Minta Bhayangkara FC Tampil Konsisten

Khusus tingkat SMA, sekolah akan didorong memilih cabang "mother of sport" seperti renang, atletik, dan senam, sesuai kondisi masing-masing.

Menutup pertemuan, Erick berharap dukungan media untuk menyosialisasikan serta mengawal pelaksanaan program-program tersebut agar berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi pemuda serta olahraga Indonesia.

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pacar Haaland Kejutkan Penggemar

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:43 WIB

Penampakan Pembawa Keberuntungan Timnas Inggris

Minggu, 12 Juli 2026 | 07:17 WIB

Prancis yang Menang, London Bergejolak

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:19 WIB
X