SportlinkNews - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memperpanjang masa pendaftaran seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.
Perpanjangan tersebut tertuang dalam pengumuman Nomor KP.01.04/2.25.1/PANSEL/II/2026 tentang Perpanjangan Pendaftaran Pelaksanaan Seleksi Terbuka JPT Madya Kemenpora Tahun 2026.
Kebijakan ini diambil untuk memberi kesempatan lebih luas kepada talenta terbaik bangsa, baik dari kalangan aparatur sipil negara (PNS) maupun non-PNS.
Baca Juga: Undian Babak 16 Besar Liga Champions: Arsenal atau Muenchen Lawan Atalanta
Dengan adanya perpanjangan, pendaftaran secara daring yang semula dijadwalkan lebih singkat kini dibuka mulai 25 Februari hingga 3 Maret 2026 melalui laman https://asnkarier.bkn.go.id.
Tahapan Seleksi Berjenjang
Setelah penutupan pendaftaran, Sekretariat Panitia Seleksi (Pansel) akan melakukan seleksi administrasi pada 4-6 Maret 2026. Hasilnya dijadwalkan diumumkan pada 9 Maret 2026 melalui laman resmi Kemenpora dan portal ASN Karier BKN.
Tahapan berikutnya adalah seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural yang akan digelar pada 11–13 Maret 2026 di BKN Pusat, Jakarta.
Baca Juga: Diet Ketogenik Tidak Sekadar Makanan, Dapat Redakan Kejang Epilepsi
Peserta yang lolos akan mengikuti penulisan makalah pada 31 Maret 2026, sebelum masuk ke tahap presentasi dan wawancara pada 7-8 April 2026.
Nama kandidat terpilih untuk menduduki jabatan Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga akan diumumkan pada 22 April 2026 melalui kanal resmi Kemenpora dan ASN Karier.
Anggota Panitia Seleksi, Susyanto, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya.
Baca Juga: Kecelakaan Hebat Super Formula di Suzuka, Perangkat HANS Bekerja Maksimal Lindungi Pembalap
"Dalam proses seleksi ini tidak dipungut biaya apa pun. Peserta wajib mengikuti seluruh tahapan. Jika tidak mengikuti salah satu tahapan, maka dianggap mengundurkan diri," katanya.
Pansel juga mengingatkan peserta agar waspada terhadap potensi penipuan atau penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Seluruh biaya transportasi, akomodasi, serta kelengkapan administrasi menjadi tanggung jawab masing-masing peserta.
Artikel Terkait
Mayoritas Perorangan, Kemenpora Pilih 21 Cabor Unggulan DBON
Kemenpora Godok Skema Dana Pensiun Atlet, Erick Bentuk Tim Pakar
Erick Ultimatum Dualisme Cabor, Kemenpora Siap Ambil Alih Konsolidasi
Program Unggulan Kemenpora 2026, dari Youth Camp hingga Dana Pensiun
Kemenpora Siapkan Kanal Khusus, Atlet Korban Kekerasan Diminta Berani Melapor