Konflik Amerika-Iran Berdampak Buruk Bagi Gelaran WEC dan F1, Ben Sulayem Prihatin

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06 WIB
FIA cermati perkembangan konflik Amerika-Iran terutama di wilayah Timur Tengah
FIA cermati perkembangan konflik Amerika-Iran terutama di wilayah Timur Tengah

SportlinkNews - Dampak serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran tidak akan berhenti begitu saja. Diprediksi, perang akan berlanjut dengan dampak yang mungkin akan meluas ke berbagai negara.

FIA dikabarkan terus memantau situasi geopolitik di Timur Tengah menjelang pembukaan musim Kejuaraan Ketahanan Dunia di Qatar, sementara paddock Formula 1 akan memulai musim di Australia.

Pirelli yang melakukan uji coba cuaca basah di Sirkuit Internasional Bahrain – lintasan akan dibasahi secara buatan – bersama Mercedes dan McLaren, tetapi uji coba tersebut dibatalkan.

Baca Juga: Ketum KONI Pusat: Mohon Doa Seluruh Rakyat Indonesia untuk Ellyas Pical

Hal itu disebabkan pangkalan Armada Kelima Angkatan Laut AS di Manama dihantam rudal. Lokasinya hanya sekitar 20 mil dari Sirkuit Internasional Bahrain.

“Dua hari pengujian pengembangan untuk kompon basah yang dijadwalkan hari ini dan besok di sirkuit Bahrain telah dibatalkan karena alasan keselamatan, menyusul perkembangan situasi internasional,” kata Pirelli kepada Motorsport dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, (28/2/2026).

“Semua personel Pirelli yang saat ini berada di Manama aman di hotel mereka. Perusahaan sedang berupaya untuk memastikan keselamatan mereka dan mengatur kepulangan mereka ke Italia dan Inggris sesegera mungkin.”

Baca Juga: Big Match Persija vs Borneo FC: Momentum Macan Kemayoran Membalas Kekalahan Putaran Pertama

Situasi ini telah menyebabkan masalah lebih lanjut di paddock F1, dengan perjalanan ke Grand Prix Australia yang membuka musim akhir pekan ini terpengaruh oleh situasi tersebut.

Sebagian besar negara Timur Tengah telah menutup wilayah udaranya, memaksa staf F1 untuk mengatur ulang penerbangan karena bandara tersibuk kedua di dunia, Bandara Internasional Dubai, ditutup – serta bandara seperti Bandara Internasional Hamad di Doha, Qatar.

“48 jam terakhir membutuhkan beberapa pengaturan ulang penerbangan,” kata kepala GP Australia, Travis Auld, kepada BBC.

Baca Juga: Malut United FC Kehilangan Pemain Pilar di Laga Melawan Madura United FC

“Itu sebagian besar merupakan tanggung jawab Formula 1. Mereka bertanggung jawab atas tim, pembalap, dan semua personel yang dibutuhkan di sini untuk menyelenggarakan acara ini. Jumlahnya cukup banyak."

“Sepemahaman saya, semuanya sudah dipastikan, semua orang akan siap untuk balapan dan penggemar tidak akan merasakan perbedaan apa pun.”

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: motorsport.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Model Ini Kesal Suaminya Ditampar Jude Bellingham

Minggu, 19 Juli 2026 | 08:45 WIB

Pacar Haaland Kejutkan Penggemar

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:43 WIB

Penampakan Pembawa Keberuntungan Timnas Inggris

Minggu, 12 Juli 2026 | 07:17 WIB

Prancis yang Menang, London Bergejolak

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:19 WIB
X